Ini Bahaya Lidah Tertelan dan Cara Mengatasinya

Bandung - TemanBaik, kamu pernah mendengar istilah lidah tertelan? Eh, ini bukan kalimat main-main loh, sebab peristiwa mengerikan bisa menyebabkan kematian dan bisa mengintai kita di manapun kita berada.

Barangkali ada di antara kamu yang sedang ikutan kemeriahan Piala Eropa 2020 yang tertunda dan baru digelar tahun 2021 ini, kejadian lidah tertelan nyaris saja dialami striker Timnas Denmark, Christian Eriksen. Seperti kita ketahui, Eriksen terkapar saat hendak menerima umpan dari lemparan ke dalam. Aksi heroik kapten tim Simon Kjaer di tengah kepanikan rekan-rekannya adalah memastikan posisi lidah Eriksen tidak tertelan.

Kembali ke kasus lidah tertelan, di Indonesia, kasus ini pernah merenggut nama atlet beken. Masih ingat Kiper Persela Lamongan Choirul Huda yang kemudian meninggal dunia akibat kasus lidah tertelan ini? Boleh jadi, peristiwa ini terjadi karena penanganan yang enggak dilakukan secara cepat dan tepat.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk, Lebih Waspada! Hipertensi Bisa Terjadi pada Anak-Anak Loh

Secara ilmiah, lidah tertelan bukan berarti lidahmu masuk ke dalam tenggorokan. Istilah ini digunakan untuk kondisi lidah belakang yang bergeser hingga menutup saluran pernapasan yang terletak tepat di bawah lidah. Akibatnya, udara yang masuk ke dalam saluran pernapasan jadi terhambat sehingga penderita kesulitan bernapas dan berujung kematian.

Sebagai informasi tambahan, kondisi ini terjadi saat seseorang dalam keadaan tidak sadar. Maka dari itu, penting buat kita mengetahui hal ini supaya bisa membantu orang terdekat apabila terjadi sesuatu yang enggak kita inginkan.

Pada umumnya, kondisi ini terjadi akibat benturan yang membuat kamu kehilangan kesadaran. Saat kehilangan kesadaran, biasanya otot-otot di seluruh tubuh menjadi lemas, termasuk otot-otot di lidah. Kondisi ini menyebabkan lidah bisa saja bergeser ke belakang dan menghalangi saluran pernapasan sehingga pasokan udara ke paru-paru terhambat.

Enggak hanya terjadi dalam kondisi saat berolahraga, lidah tertelan juga bisa terjadi saat seseorang mengalami benturan keras akibat kecelakaan atau saat seseorang sedang tertidur. Untuk kasus lidah tertelan saat tidur, ini merupakan akibat dari sleep apnea, atau gangguan pernapasan pada seseorang saat ia tidur.

Jadi, bukan main-main ya. Lidah tertelan adalah kondisi darurat dan memerlukan penanganan cepat dan tepat. Kalau enggak, akibat dari lidah tertelan ini bisa merenggut nyawa penderitanya.

Lalu, bagaimana ya, jika kita menemui situasi seperti ini? Mungkin, kiat ini berlaku supaya kita bisa saling menjaga dengan sesama orang terdekat kita.

Pertama-tama, jangan panik. Ya, kepanikan enggak akan membuat suasana membaik. Kamu harus memastikan penderita dalam keadaan berbaring dengan posisi telentang di tempat yang datar. Lalu, kamu bisa mendorong dagu atau rahang bawah ke atas sampai posisi kepala mendongak sehingga lidah kembali ke posisi normal. Ini bisa membuat saluran udara ke pernapasan kembali terbuka.

Setelahnya, kamu bisa menarik lidah ke posisi normal. Lakukan dengan jari dan secepatnya, agar pernapasan kembali normal. Sebagai catatan, hindari menggunakan bantalan di bagian bawah kepala penderita, ya.

TemanBaik, jangan sepelekan sesuatu yang terdengar biasa saja, ya. Sebarkan informasi ini ke teman-teman yang membutuhkan biar kita bisa sama-sama saling menjaga. Selamat memulai hari Senin!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Girl With Red Hat

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler