Teledentistry, Solusi Kesehatan Gigi dan Mulut di Tengah Pandemi

Bandung - TemanBaik, di tengah pandemi COVID-19, mengakses pelayanan kesehatan memang cukup sulit, termasuk untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut. Namun, tenang, ada solusinya nih, yakni melalui Teledentisry.

Teledentisry ini adalah sarana konsultasi daring seputar kesehatan gigi dan mulut. Program ini dilakukan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad).

Layanan ini bisa diakses melalui laman rsgm.unpad.ac.id. Melalui layanan ini, kamu bisa berkonsultasi seputar kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya untuk sivitas akademika Unpad, fasilitas ini juga bisa diakses masyarakat umum.

"Kehadiran Teledentisry menjadi solusi untuk kita menjaga kesehatan gigi dan mulut secara mandiri," kata Rektor Unpad Prof. Nina Indiastuti di laman resmi Unpad.

Bagaimana sih cara berkonsultasi melalui Teledentisry ini? Saat masuk ke laman rsgm.unpad.ac.id, kamu akan menemukan fitur Teledentisry dengan logo berwarna hijau-putih pada bagian kanan bawah. Tinggal klik fitur tersebut dan ikuti langkah yang diperlukan.

Konsultasinya sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari pesan singkat, telepon, hingga video. Dokter gigi yang melayani konsultasi pun dipastikan sudah ahli. Jadi, enggak perlu ragu-ragu deh jika ingin berkonsultasi memanfaatkan layanan ini. Mereka adalah para dosen di Fakultas Kedokteran Gigi Unpad.

Baca Ini Juga Yuk: Perhatikan Hal Ini Saat Menerapkan Teknik Proning

Bentuk Pengabdian
Menurut Nina, Telemedistry ini adalah salah satu bentuk pengabdian Unpad, khususnya RSGM dan FKG, kepada masyarakat. Sebab, publik sangat membutuhkan layanan konsultasi tersebut.

Dengan begitu, meski berada di tengah pandemi, layanan konsultasi kesehatan gigi dan mulut tetap bisa dilakukan. Bahkan, cara ini jauh lebih aman dibanding harus keluar rumah.

"Kehadiran Teledentisry ini pasti akan sangat relevan di masa kini, masa pandemi, dan saya yakin akan sangat relevan di masa post-covid nanti," ujar Nina.

Di saat yang sama, timbal balik dari pelaksanaan Teledentistry menurutnya akan turut berkontribusi pada penyempurnaan konten pendidikan di FKG Unpad. Selain dapat berkelanjutan, layanan ini pun diharapkan dapat menghadirkan inovasi lanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama RSGM Unpad drg. Kosterman, MM., mengatakan Teledentistry hadir sebagai respon atas imbauan pemerintah untuk mengurangi mobilitas dan tetap di rumah. Sehingga, masyarakat yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan dapat melakukan konsultasi.

"Mudah-mudahan program Teledentistry ini  dapat membantu, dapat memberikan manfaat pada masyarakat, dan juga bisa memberikan tambahan pengalaman baru bagi sejawat dokter dan dosen FKG Unpad dalam memberikan pengabdian pada masyarakat," harapnya.

Dekan FKG Unpad, Dr. Dudi Aripin, drg., SpKG(K) mengatakan layanan kedokteran gigi biasanya menghasilkan aerosol yang sangat rentan terhadap penularan COVID-19. Untuk itu, layanan tatap muka sebaiknya hanya dilakukan untuk perawatan kedaruratan gigi dan mulut.

"Untuk itu, dibutuhkan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19, salah satunya dengan pembatasan pelayanan kesehatan yang bersifat tatap muka dan solusi yang terbaik saat ini, yaitu melalui Teledentistry," ucap Dudi.

Konsep Teledentistry sendiri bukan hal baru di dunia kedokteran gigi. Meski demikan, Dudi menilai layanan virtual ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di tengah pandemi.

Sistem Teledentistry dapat meningkatkan diagnosis diri, memfasilitasi pengobatan penyakit gigi dan mulut tepat waktu, mempermudah komunikasi antar tenaga kesehatan dan pasien, serta memperluas akses perawatan kepada masyarakat. Teledentistry pun dapat berperan dalam memberikan edukasi terkait perawatan gigi dan mulut kepada masyarakat.

Foto: Oris Riswan/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler