Tips Aman Berkendara Jika Ingin Berlibur di Jabar

Bandung - Jabar memiliki banyak tempat indah dan menarik untuk dikunjungi wisatawan. Hampir di seluruh kabupaten dan kota se-Jabar punya tempat wisata andalan. Bahkan, satu daerah banyak yang memiliki lebih dari satu tempat wisata.

Tapi, sejumlah ruas jalan menuju tempat wisata di Jabar tergolong ekstrem.

Tidak jarang kecelakaan pun terjadi akibat tikungan jalan yang tajam dan turunan yang ekstrim sehingga membuat mengguna kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus harus ekstra hati-hati.

Tapi, TemanBaik tidak perlu khawatir, risiko kecelakaan bisa diminimalisir. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Dedi Taufik membagi tips berkendara bagi anda yang ingin berwisata ke berbagai tempat wisata di Jabar. Apa saja tipsnya?

"Yang pertama, pastikan dulu kendaraan yang akan dipakai dalam kondisi laik jalan," kata Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: Tol Bandung-Tasikmalaya-Cilacap Akan Dibangun Tahun Depan

Selain kendaraan yang laik jalan, pengemudi juga harus dalam kondisi bugar. Jangan memaksakan diri mengendarai kendaraan jika sedang sakit. Bahkan, jika merasa lelah di perjalanan, sebaiknya TemanBaik berhenti untuk beristirahat.

Jika memaksakan diri, khawatir itu akan mengganggu konsentrasi dalam berkendara.

Yang tak kalah penting, mereka yang bertugas menjadi sopir jangan hanya satu orang. Lebih ideal yang bisa mengemudi adalah dua orang. Ketika sopir pertama lelah, maka sopir kedua akan menggantikan tugasnya.

"Pastikan beristirahat dalam perjalanan dan sopirnya harus dua, sopirnya juga harus paham Jabar," ucap Dedi.

Ia memberi penekanan khusus kenapa sopir harus memahami Jabar, khususnya kondisi dan karakter jalan yang akan dilalui menuju tempat wisata. Sebab, banyak jalur menuju tempat wisata di Jabar yang memang kurang ramah, bahkan cenderung berbahaya. Sehingga pengetahuan soal kondisi jalan dan kemampuan mengemudi akan turut menentukan keselamatan perjalanan.

"Hampir seluruh jalan di kita di Jabar ini geometrinya pasti ada tanjakan dan turunan. Pasti kan jalannya (mayoritas) ke pegunungan. Ini yang perlu kehati-hatian menurut saya," tutur Dedi.

Sementara bagi anda yang menggunakan kendaraan umum seperti bus, Dinas Perhubungan bersama sejumlah pihak akan berupaya memberikan pelayanan maksimal. Bus yang ada akan dicek secara berkala. Penyedia jasa bus juga sudah memiliki standar terhadap kendaraan dan pengemudinya.

Di saat yang sama, Pemprov Jabar juga terus berupaya meningkatkan faktor keselamatan. Salah satunya dengan menambah pembatas jalan di ruas jalan yang curam serta rawan terjadi kecelakaan.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler