Orang Tua Milenial, Belajar Ilmu Pengasuhan dan Menggendong Yuk!

Bandung - Jadi orang tua di era milenial menjadi tantangan tersendiri. Perbedaan pola pengasuhan anak dengan orang tua kita pun kerap jadi isu dikalangan ibu-ibu muda. Jadi orang tua juga harus terus belajar loh, seperti mengikuti acara-acara parenting supaya ilmu tetap update.

Setiap generasi menganggap budaya, perilaku, dan pola asuh di zamannya adalah yang terbaik. Misalnya generasi X yang memandang pola asuh generasi saat ini terlalu melawan arus seperti dalam hal cara menggendong, pola pemenuhan gizi anak, hingga cara mengasuh.

Sementara itu, di generasi Y sendiri juga menganggap pola pengasuhan yang dilakukannya adalah yang terbaik. Apalagi dengan adanya media sosial dan aplikasi pesan yang tidak terkendali yang membuat para orang tua milenial kerap mengikuti gaya pengasuhan yang tengah hit tanpa ilmu dan pengetahuan yang lebih.

Misalnya menggunakan gendongan hipseat yang sebenarnya tidak baik dipakai oleh bayi yang belum bisa duduk tegak serta memandang remeh mereka yang memakai gendongan kain jarik karena dianggap kurang kekinian.

"Gap dalam ilmu menggendong ini potensial sekali menjadi jurang curam antar generasi karena di setiap generasi, ilmu ini saling bertolak belakang. Jika di generasi X banyak menggunakan mitos dan asumsi, generasi Y justru mengandalkan ilmu pengetahuan," ujar Milana Ekarini, penggiat Komunitas Bandung Babywearers.

Bandung Babywearers merupakan salah satu komunitas menggendong di Bandung dan merupakan bagian dari Nusantara Menggendong. Saat ini perjalanan komunitas menapaki usia satu tahun dalam hal memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat menggendong serta caranya yang baik dan benar.

Baca juga: Sesama Ibu Sebaiknya Saling Dukung, Jangan Mom-Shaming!

Untuk mengurangi gap antara gaya pengasuhan orang tua di zaman old dan now, Komunitas Bandung Babywearers menggelar acara 'Babywearing has Helped to Fill Generations Gap: Parenting and Babywearing in Three Generations'. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Rafflesia Graha Pos Indonesia, Jalan Banda 30 Bandung, Minggu (7/10/18).

Milana yang juga menjadi ketua panitia acara ini mengatakan dengan acara ini diharapkan gap ilmu yang selama ini terjadi dapat diselaraskan. "Karena semua orang ingin memberikan yang terbaik bagi anak dan cucunya," katanya.

Kegiatan ini juga digelar untuk memperingati International Babywearing Week 2018 yang berlangsung setiap awal Oktober juga jadi Kopdarnas Serentak #2 bagi komunitas Bandung Babywearers.

Dalam gelaran ini akan hadir ketua PKK Kota Bandung Siti Mumtanah yang merupakan istri Wali Kota Bandung, psikolog Nira Wulansari, momblogger dan penulis buku Annisa Steviani, serta konsultan menggendong Afifah Mu’minah.

Selain sebagai ajang berbagi pengalaman mengasuh antar generasi, acara ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi dan solusi mengenai tantangan dalam penerapan pola asuh dan menggendong di masa kini.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler