FFB Diminta Naik Kelas Jadi Festival Film Internasional

Bandung - Festival Film Bandung (FFB) merupakan agenda rutin di bidang pemberian penghargaan bagi insan perfilman di Indonesia. Tapi, secara perlahan, FFB akan didorong untuk 'naik kelas'.

Jika semula FFB hanya bertaraf nasional, nantinya justru akan menjadi berskala internasional. FFB bahkan diharapkan menjadi festival film kelas dunia seperti Festival de Cannes di Perancis dan Toronto International Film Festival di Kanada.

"Saya kasih target 3 tahun FFB ini supaya menjadi festival dunia," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai menerima pengurus FFB di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (12/10/2018).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengakui tidak mudah menggelar festival film berskala internasional. Karena itu, ia meminta FFB menggelar festival secara bertahap.

Untuk tahun dan 2019, pelaksanaan FFB tetap digelar di tingkat nasional. Tapi, dalam dua tahun itu diharapkan jadi ajang pembelajaran bagi para pengurus untuk menjadikan FFB 'naik kelas' pada 2020.

"Nanti 2020 ajak Asia, nanti suatu hari naik kelas jadi festival film dunia. Anggarannya nanti dibantu oleh pemprov, dibikin segebyar dan seheboh mungkin," ucap Emil.

Alasan ia ingin FFB menjadi festival film internasional salah satunya adalah meningkatkan ekonomi di Jabar. "Ujungnya kan nanti nama tempatnya menjadi terkenal, orang datang, belanja di sini, ngap-ngapain di sini, kan buang duit di sini. Ujung-ujungnya (peningkatan) ekonomi juga," tutur Emil.

Ketua Umum FFB Eddy D. Iskandar mengatakan perlu berbagai persiapan matang untuk membuat FFB jadi festival film internasional. Tapi, ia siap mewujudkan tantangan tersebut.

"Untuk yang internasional kita rancang pada 2020 untuk tingkat Asia dulu. Ini harus betul-betul dirancang karena kita harus mendatangkan sineas dari luar dan lain-lain," ucapnya.

Ia sendiri mengaku sebelumnya tidak terbayang FFB akan naik kelas. Sehingga, apa yang diinginkan oleh Emil menjadi tantangan untuk diwujudkan.

"Pak Gubernur ingin FFB menjadi seperti festival film internasional di luar negeri. Buat saya ini justru suatu kebanggaan, apa yang selama ini tidak kita bayangkan justru ingin dinaikkan oleh Pak Gubernur menjadi level yang lebih tinggi lagi," pungkas Eddy.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler