25 Anak Muda Tasikmalaya Bakal Dilatih Kerja di Jepang

Tasikmalaya - Warga Tasikmalaya khususnya anak muda patut meras beruntung. Karena saat ini, anak muda di Tasikmalaya punya kesempatan besar untuk bisa bekerja di Jepang.

Sebanyak 12 pengusaha Jepang berkunjung ke kota Tasikmalaya dalam rangka penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara pemerintah kota Tasikmalaya dengan salah satu Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang terkemuka dari Okayama Institute of Languages, Jepang dan juga salah satu perusahaan tenagakerja terbesar di Tokyo yaitu HITO Communication Inc. Mereka tertarik menyerap tenagakerja terampil dari kota Tasikmalaya.

Kedatangan para delegasi dari Jepang ini merupakan kelanjutan hasil kunjungan Wali Kota beserta Sekda dan Kadisnakertrans kota Tasikmalaya yang  dijembatani dan didampingi oleh Sentra Global Edukasi (SGE) Indonesia ke kota Okayama dan kota Mimasaka serta ke beberapa instansi dan perusahaan di Okayama dan Tokyo, Jepang pada tanggal 8–12 Mei 2018 lalu.

“Ini merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tasikmalaya. Kami yang dibantu oleh Sentra Global Edukasi membuat program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja terampil untuk bekerja di Jepang secara profesional,” ujar Kadisnakertrans Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda usai penandatanganan LoI di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Sabtu (13/10/2018) malam.

Bekerjasma dengan instansi pendidikan, Pemkot Tasikmalaya akan menjaring 25 lulusan kampus terbaik untuk bisa bergabung dengan program ini. Anak-anak muda yang terpilih ini nantinya bakal diberi pelatihan selama tiga bulan hingga mendapatkan sertifikat N3 yang merupakan salah satu syarat untuk bekerja di Jepang.

“Kami berharap 25 orang terpilih ini bisa lulus seleksi dan akan di latih di Jepang selama 1,5 tahun termasuk bekerja paruh waktu dan kalau teruji kinerjanya bisa langsung bekerja di Jepang,” terang Rahmat.

Sementara itu, Director Okayama Institute if Languages Hiroko Katayama mengaku sangat senang dengan program kerjasama yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya dengan pihak Jepang. “Kami berharap dapat membantu Kota Tasikmalaya dengan pelatihan dan penyerapan tenaga kerja untuk ditempatkan di institusi rumah sakit sektor pariwsata , hotel dan lain sebagainya, “ ujar Hiroko.

Selain itu, Direktur Sentra Global Edukasi, Rizka Sungkar menambahkan bahwa pengembangan program yang akan dijalankan ini berbeda dengan program magang yang selama ini dijalankan oleh pihak lainnya. Program ini memiliki standarisasi dan mekanisme yang harus dijalankan para calon tenaga kerja. Mereka harus mempunyai mental yang kuat, jujur, komitmen yang tinggi.

“Mereka juga harus mengikuti beberapa tahapan seleksi ketat lainnya seperti mengikuti pemantapan Bahasa Jepang di Jepang selama satu tahun sebelum ditempatkan di sejumlah perusahaan. Sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia kota Tasikmalaya yang Bermartabat, Berwawasan internasional, terampil dan berpikir secara global serta mampu merespon tantangan yang terus berubah secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Rizka.

Penandatanganan LoI tersebut dilakukan oleh Wali Kota Tasik Budi Budiman, Kadisnakertrans Kota Tasikmalaya Rahmat Mahmuda, Director Okayama Institute if Languages Hiroko Katayama, Rizka Sungkar selaku Direktur PT Sentra Global Edukasi dan Satoru Hanado selaku Executive Manager Hito Communication.







Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler