Kiprah Sri Mulyani, Menteri Keuangan Terbaik 2018

Menteri keuangan (Menkeu) Indonesia, Sri Mulyani meraih penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik tahun 2018 se-Asia Pasifik versi Majalah Global Markets. Penghargaan ini diberikan di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua Bali (14/10/2018) malam. 

Sri Mulyani dinilai mampu mengelola keuangan Indonesia dengan baik di tengah hantaman ekonomi global yang melanda banyak negara di dunia. Selain itu, ia juga dianggap berhasil mengatasi dua persoalan mendasar keuangan negara, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah. Berikut adalah kiprah Sri Mulyani lainnya sebagai Menteri Keuangan Indonesia.

Sebelum Menjadi Menteri Keuangan

Perempuan yang lahir di Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini merupakan orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini mulai Ia jalankan pada 1 Juni 2010. Kemudian, di tahun 2016 Sri menggantikan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Sebelum menjadi menteri keuangan, Sri Mulyani dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1988. Sri juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu.

Mengurangi Kemiskinan

Sri Mulyani juga berperan untuk mengurangi kemiskinan, isu yang menjadi perhatian besarnya. Tingkat kemiskinan turun hingga 0,6 persen antara September 2016 hingga September 2017, yang mana ini menunjukkan angka penurunan terbesar dalam lima tahun.

Untuk mengatasi pengangguran, Presiden Joko Widodo juga menargetkan pertumbuhan 10 juta lapangan kerja hingga tahun 2019 nanti. Sri Mulyani dan timnya pun telah banyak melakukan upaya untuk mencapai target tersebut. Pada tahun 2017 yang lalu, sebanyak 2,61 persen kesempatan kerja telah tercipta di Indonesia.

Penyerapan APBN yang Meningkat

Penyerapan Anggaran Pendapatan dan belanja Negara (APBN) juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahun 2016, tingkat penyerapan APBN hanya 73 persen, sementara pada tahun 2017, meningkat penyerapannya secara drastis menjadi 97 persen. 

Penghargaan

Pada 18 September 2006, Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia oleh Emerging Markets. Selain itu, ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2003 serta menjadi wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia pada Bulan Oktober 2007.

Berkat kerja kerasnya, ia juga tercatat sebagai salah satu menteri yang memiliki intergritas yang baik dan meraih penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia tahun 2017 versi Finance Asia. Sri Mulyani juga dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia pada World Government Summit di Dubai, Februari 2018 yang lalu. 

Terima kasih Ibu Sri, atas upaya yang telah dilakukan untuk negeri ini dan selamat atas penghargaan yang telah berhasil diraih. 




Foto: Kemenkeu.go.id



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler