Timnas Indonesia Siap Beraksi di HWC 2018 Meksiko

Bandung - Tim Nasional (Timnas) Indonesia siap berjuang pada ajang Homeless World Cup (HWC) 2018 di Meksiko pada 13-15 Nopember mendatang. Tim ini beranggotakan delapan pemain, satu pelatih, dan satu manajer.

HWC merupakan turnamen street soccer atau sepakbola mini yang para pemainnya berlatar belakang pecandu narkoba, orang dengan HIV-AIDS (ODHA), hingga warga miskin. Ajang itu jadi pembuktian bagi para pemain dan semua unsur di dalamnya bahwa mereka bisa melakukan berbagai hal seperti orang lain pada umumnya.

Delapan pemain terpilih merupakan hasil dari berbagai tahapan seleksi ketat sejak April yang melibatkan peserta dari berbagai daerah se-Indonesia. Para pemain terpilih kini bersatu menjadi sebuah tim untuk membawa nama bangsa di turnamen street soccer dunia.

Manajer Timnas Indonesia Yana Suryana mengatakan keikutsertaan Indonesia tahun ini adalah yang kedelapan. Yang istimewa, tahun ini ada seorang pemain perempuan. Sementara dalam tujuh keikutsertaan sebelumnya, Indonesia hanya mengirimkan tim laki-laki.

"Tim kita tahun ini ada perempuan, itu memperlihatkan kesetaraan gender," kata Yana di Sekretariat Rumah Cemara, Kota Bandung, Kamis (18/10/2018).

Baca Ini Juga Yuk: Mengenang Kisah Hidup Ginan Koesmayadi Sang Pejuang Kaum Marginal

Adanya seorang perempuan dalam tim kali ini membuat tim pelatih bekerja ekstra keras. Sebab, tantangan menyatukan tujuh laki-laki dan satu perempuan menjadi sebuah tim yang kompak tidak mudah.

Tapi, semua kendala bisa dilalui. Proses pemusatan latihan pun bisa dilaksanakan dengan baik. Sehingga, tim yang ada saat ini benar-benar bisa menjadi satu kekuatan solid.

"Pemain-pemain saya punya semangat yang besar. Mereka juga pantang menyerah. Itu jadi modal besar saya untuk menangani tim ini," ucap pelatih Timnas Indonesia Aulia Rahman.

Sementara dalam menangani tim, Aulia banyak mendapat bantuan dari Aris dan Gimgim Sofyan di jajaran staf pelatih. Keduanya pernah jadi pemain Timnas Indonesia di ajang HWC 2012 di Paris. Mereka banyak memberikan masukan bagaimana cara membentuk tim yang tangguh.

Untuk target, Timnas Indonesia tidak mau muluk-muluk. Tapi, mereka sudah dipersiapkan secara maksimal dan akan berjuang ekstra keras dalam setiap pertandingan nanti.

Meski begitu, yang menjadi target utama adalah perubahan dari para pemain. Sepulang menjalani HWC, mereka diharapkan jadi pribadi yang lebih baik dan mengampanyekan kepada orang-orang di lingkungannya agar jangan ada lagi stigma terhadap kaum marjinal.

"Teman-teman bisa mengangkat piala, menjadi juara satu atau berapapun, tapi hal paling penting teman-teman bisa berubah secara individu atau lebih luasnya bisa mengubah orang lebih banyak lagi," timpal Yana.

Indonesia sendiri menjadi salah satu tim unggulan di HWC kali ini. Sebab, Indonesia pernah mencatatkan diri sebagai peringkat keempat pada HWC 2012. Di HWC 2017, Indonesia menempati peringkat kelima.

Belum diketahui siapa yang akan menjadi lawan Indonesia karena belum dilakukan pengundian. Secara keseluruhan, HWC kali ini akan diikuti 63 tim dari 47 negara.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler