Ini Aksi Petugas Damkar Bandung yang Tak Hanya Mahir Padamkan Api

Bandung - Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung identik dengan tugasnya memadamkan kebakaran. Bahkan, jika melihat mobil pemadam kebakaran Diskar PB melintas di jalan dengan sirine menyala, ingatan publik akan langsung tertuju pada pertanyaan 'ada kebakaran di mana nih?'.

Tapi, ternyata para petugas Diskar punya banyak keahlian. Belakangan, Diskar bahkan bertambah fungsinya menjadi penanggulangan bencana. Sehingga, nama Diskar berubah menjadi Diskar PB Kota Bandung.

Selain ahli memadamkan api dan menanggulangi bencana, petugas Diskar PB mahir mengatasi hewan buas atau berbahaya. Saat ada ular masuk ke permukiman warga, petugas Diskar PB siap turun tangan menangkap ular.

Contoh lain, saat ada monyet liar berkeliaran di permukiman warga, petugas juga akan dengan sigap menangkapnya. Jika ada kucing terjebak di tempat berbahaya dan sulit dijangkau, lagi-lagi petugas Diskar PB juga siap diterjunkan.

Bahkan, urusan percobaan bunuh diri hingga cincin yang tidak bisa dilepaskan dari jari, petugas Diskar PB bisa jadi penyelamat. Singkatnya, petugas Diskar PB adalah petugas 'multitalenta'.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk, Bikin Simulasi Bencana Bareng Diskar PB Kota Bandung!

Petugas Diskar PB siap membantu warga mengatasi berbagai hal berbahaya. Meski secara umum tugas Diskar PB adalah menanggulangi kebakaran dan bencana, tapi mereka siap menjadi yang terdepan sebagai solusi darurat.

Kepala Seksi Kerjasama Kebencanaan Diskar PB Kota Bandung Immanuel Situmorang mengatakan berbagai keahlian itu didapatkan berkat keuletan para petugas. Bahkan, banyak yang belajar sendiri cara menangani sesuatu dengan cara otodidak.

"Jadi sebetulnya mereka berangkat dari pengetahuan dasar rescue, cuma mereka mengembangkan sendiri dengan otodidak, membaca, dan melihat. Karena memang belum ada lembaga pendidikan atau lembaga khusus yang mengeluarkan sertifikat (pelatihan) tentang (berbagai) keahlian itu," kata Immanuel kepada BeritaBaik.

Diskar PB sendiri sering bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan kepada petugasnya. Di antaranya dengan komunitas pencinta hewan dan kebun binatang untuk penanganan hewan buas.

Berbagai pelatihan, diskusi, hingga cara belajar secara otodidak itu pun pada akhirnya bisa menjadi manfaat bagi orang lain. Hal itu menjadi kepuasan tersendiri bagi para petugas Diskar PB.

"Ada kasus unik paling terakhir itu orang datang ke sini enggak bisa buka cincinnya. Sama teman-teman akhirnya diakalin dan bisa dicopot. Petugas kita belajar (tutorialnya) itu dari Youtube," jelas Immanuel.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler