Jangan Sembarangan, Begini Etika Saat di Kebun Binatang!

Bandung - Kebun binatang biasanya jadi salah satu destinasi favorit untuk membawa anak. Selain jadi sarana hiburan, berkunjung ke kebun binatang juga menjadi sarana edukasi bagi anak untuk mengenal beragam jenis satwa.

Tapi, ada hal yang harus TemanBaik sadari. Jangan bertindak sembarangan saat berada di sana. Ada etika yang harus TemanBaik jalankan. Apa saja?

"Pada prinsipnya pengunjung jangan memberikan makan sembarangan agar satwa tidak sakit. Kecuali memang untuk hewan yang diizinkan diberi makanan oleh pengunjung seperti rusa, gajah dan unta," kata Marketing Communication Kebun Binatang Bandung (KBB) Sulhan Syafi'i.

Di KBB sendiri sebenarnya sudah dipasang di berbagai titik imbauan agar pengunjung tidak memberikan makan kepada satwa. Tapi, hal itu sering dilanggar oleh pengunjung.

Berita Foto: Ini Donggalah, Harimau Benggala Baru di Bandung Zoo

Padahal, lebih bijak jangan memberikan makanan pada satwa. Sebab, petugas di kebun binatang sudah memastikan bahwa satwa yang ada pasti diberi makanan sesuai kebutuhan.

Etika berikutnya adalah jangan mengganggu satwa. Sebab, terkadang masih ada pengunjung yang memukul-mukul kandang agar satwa di dalamnya terbangun atau aktif. Tindakan itu justru bisa membuat satwa menjadi stres.

Pengunjung juga harus paham bahwa ada hewan-hewan tertentu yang memang kebanyakan tidur atau tidak aktif saat siang. Harimau misalnya, hewan ini akan lebih banyak tidur. Sehingga, jangan membuat hewan buas itu terusik.

Begitu juga buaya yang lebih banyak diam seperti tertidur. Pengunjung kadang kelewatan dan melakukan hal yang bisa berdampak buruk bagi buaya.

"Yang konyol itu buaya dilempar batu atau ranting pohon agar bangun. Padahal kan buaya seperti itu (lebih banyak diam)," ucap Aan, sapaan akrabnya.

Orangtua juga harus menjadi contoh yang baik dalam menerapkan etika berkunjung ke kebun binatang. Jangan sampai mereka justru memberi contoh atau memerintahkan anaknya memberikan makan, bahkan mengganggu satwa dengan memukul kandang.

Baca Ini Juga Yuk: Sebelum Dipamerkan, Begini Perawatan Bayi Harimau Benggala

Yang tak kalah penting, usahakan jangan merokok di area dekat kandang satwa. Sebab, asap rokok bisa berdampak negatif untuk kesehatan satwa.

"Kalau mau merokok, sebaiknya di area yang jauh dari kandang, misalnya di kantin," tutur Aan.

Kepala Tim Kesehatan KBB Dedi Tri Sasongko memberi contoh, beberapa kali satwa di sana sakit akibat pemberikan makanan sembarangan oleh pengunjung. "Ada kasus beruang mencret gara-gara dikasih makan kacang," ucapnya.

Contoh lain, sekitar 10 tahun lalu, koleksi jerapah di KBB mati. Hal itu disebabkan pemberian makanan dan adanya plastik yang dibuang pengunjung ke kandang jerapah. Akibatnya, makanan dan plastik yang ada dimakan.

"Jerapahnya mati. Waktu kita bedah ternyata ada banyak plastik di dalam perutnya," jelas Dedi.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler