Lia Maryani, Sosok 'Ibu' Bagi Harimau hingga Beruang Madu

Bandung - Lia Maryani (19) menjadi sosok pembeda di antara para keeper atau pawang di Kebun Binatang Bandung (KBB). Ia berperan sebagai keeper sekaligus 'ibu' bagi para satwa.

Setiap hari, Lia bertugas mengurus tiga jenis satwa yang masih bayi, yaitu beruang madu (10 bulan), harimau benggala (dua bulan), dan orang utan (1 tahun). Aktivitasnya dimulai dari memandikan, memberi makan, hingga bermain. Ia bertanggungjawab agar hewan-hewan itu dalam keadaan sehat dan 'bahagia'.

Dara kelahiran 15 Januari 1999 itu bekerja di KBB sejak Desember 2017. Semula, ia hanya bertugas di bagian ticketing. Sebulan kemudian, ia diberi tugas baru menjadi keeper spesialis bayi satwa.

"Pasti (cemas) pas awal-awal karena baru pertama tugas kayak gini. Apalagi yang dipegang itu hewan buas, pasti khawatir, saya juga enggak ada basic (mengurus bayi satwa)," kata Lia kepada BeritaBaik, Rabu (7/11/2018).

Tapi, lama-kelamaan ia mulai terbiasa dengan peran barunya. Apalagi, ia banyak mendapat bimbingan dari keeper lain dan dokter hewan di KBB soal bagaimana menangani satwa yang masih bayi.

Baca Ini Juga Yuk: 6 Sosok Asal Boyolali yang Beprestasi dan Bikin Bangga Indonesia

Kini, ia sangat menikmati pekerjaannya. Ia pun menemukan kepuasan tersendiri saat satwa yang diurusnya sehat dan terlihat aktif.

Meski yang diurus satwa masih bayi, bukan berarti mereka tidak buas. Sisi buas mereka terkadang muncul, misalnya mencakar atau menggigit. Tapi, sejauh ini masih dalam batas wajar. Sebab, apa yang dilakukan para satwa itu sebatas candaan ala satwa.

"Seperti harimau, sekarang sudah mulai suka nyakar-nyakar," tutur Lia.

Dari pengalamannya bertugas, Lia banyak menemukan hal baru. Salah satunya adalah sikap manja satwa yang diurusnya. Bayi orang utan berusia setahun yang diasuh misalnya, ia sangat manja dan senang digendong seperti bayi manusia.

Beruang madu dan harimau benggala juga senang bermain seperti anak-anak, misalnya bermain lempar-lemparan kayu dan kejar-kejaran. Kedekatan batin pun sudah terjalin antara Lia dan mereka setelah hampir setahun berinteraksi.

"Kadang-kadang kalau saya libur kangen juga ketemu mereka," ucap Lia.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler