Janji Jokowi Jadi Pembeli Pertama Motor Listrik Gesits

Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal sepeda motor listrik Gesits di Istana Negara pada Rabu (7/11/2018). Ia berkeliling di halaman Istana untuk mengetes kemampuan motor asli buatan anak bangsa itu. Kesan positif pun diungkapkan.

"Tadi saya coba enggak ada suara knalpotnya. Saya senangnya yang greng, greng, greng. Tadi enggak ada (suaranya), jadi agak bingung menyesuaikan. Halus sekali. Ini sangat ramah lingkungan," kata Jokowi dalam siaran pers yang diterima BeritaBaik.

Sebelum melakukan pengetesan, Jokowi lebih dulu menerima audiensi para pihak yang berkontribusi dalam pembuatan sepeda motor listrik tersebut, mulai dari Menristekdikti, sejumlah rektor, hingga beberapa pimpinan BUMN.

Dalam pertemuan itu dipaparkan soal rencana pengembangan sepeda motor yang dinamai Gesits tersebut. Produk itu akan diproduksi dalam waktu dekat. Rencananya, sepeda motor listrik itu akan diproduksi sebanyak 60 ribu unit dalam setahun atau 5 ribu unit setiap bulannya.

Gesits sendiri sudah melalui berbagai tahapan uji coba dan pengembangan sejak 2015. "Ini adalah brand dan prinsipal 100 persen Indonesia untuk sepeda motor listrik. Sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali, enggak ada masalah," tutur Jokowi.

Ia meyakini sepeda motor itu akan diterima oleh pasar jika memiliki harga yang kompetitif. Apalagi sepeda motor itu memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya, sepeda motor itu mampu menempuh jarak 70 kilometer untuk lama pengisian baterai selama 3 jam.

"Saya kemarin lihat di pameran motor 8 jam (pengisian daya baterai). Ini saya kaget bisa 3 jam untuk 70 kilometer," ucapnya.

Sementara untuk mendukung kemajuan produk tersebut, pemerintah nantinya akan memberikan bantuan berupa percepatan uji coba, uji kelaikan, dan perizinan yang dibutuhkan. Jokowi bahkan secara pribadi menyatakan akan menjadi pembeli pertama jika sepeda motor itu sudah diproduksi.

"Ini nanti kalau sudah diproduksi saya jadi pembeli pertama," pungkas Jokowi.


Foto Biro Setpres

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler