Aneka Inovasi Bidang Kesehatan yang Bakal Diterapkan di Jabar

Bandung - Pemprov Jabar akan melakukan sejumlah inovasi dan langkah di bidang kesehatan. Tujuan besarnya agar kualitas kesehatan di Jabar mengalami peningkatan.

Salah satunya, pada 18 November 2018 akan diluncurkan program Zero Stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi seorang anak yang tidak mendapatkan asupan gizi baik di masa awal pertumbuhan. Akibatnya, anak tumbuh lebih pendek dari tinggi badan normal.

Stunting juga identik dengan otak yang kurang berkembang. Akibatnya, anak kesulitan dalam memahami pelajaran. Bahkan, dalam kasus tertentu anak bisa mengalami kekerdilan, berisiko mengidap penyakit kronik, hingga kematian dini.

"Intinya dalam 5 tahun kita mengejar zero stunting supaya menjadi hilang dalam dunia kesehatan di provinsi Jawa Barat," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di sela peringatan Hari Kesehatan Nasional di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (12/11/2018).

Pemprov juga akan menggulirkan program pembangunan rumah sakit di berbagai daerah di Jabar. Tapi, sumber pendanaannya tidak berasal dari APBD.

Baca Ini Juga Yuk: Wisata Medis, Berobat Sambil Jalan-jalan

"Di Bogor ada rumah sakit yang bisa dibangun dengan zakat dan wakaf. Jadi kalau itu (di Bogor) bisa, kita percepat. Sehingga (pembangunan rumah sakit) tidak melulu harus menggunakan APBD dari provinsi," ungkapnya.

Program terdekat, pada Rabu (14/11/2018), Pemprov Jabar Layad Rawat akan diluncurkan di Cirebon. Program itu juga akan dijalankan di seluruh kabupaten/kota se-Jabar.

Melalui program tersebut, dokter dari puskesmas akan lebih aktif mendatangi pasien. Sehingga, pasien yang tidak sanggup pergi berobat ke puskesmas atau rumah sakit, yang bersangkutan cukup diam di rumah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Di luar itu, beberapa program lain yang akan digulirkan adalah mobil konseling mobile, bus puskesmas yang dilengkapi perlengkapan untuk tindakan medis, hingga program untuk mencegah orang membuang hajat sembarangan.

Emil mengatakan, berbagai program yang dimiliki kabupaten/kota di Jabar akan dijalankan di tingkat Jabar. Sehingga, bukan hanya program inovasi ia dan Wagub Uu Ruzhanul Ulum yang akan digulirkan.

"Pokoknya yang bagus-bagus dari semua daerah, diduplikasi, dijadikan standar se-Jabar. Salah satunya dari Cianjur. Di Cianjur itu berhasil tidak ada lagi yang BAB outdoor," tandas Emil.

Foto: rs.ui.ac.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler