Lima Temuan Canggih di Dunia Kesehatan Ini Bantu Hidupmu

Bandung - Seiring perkembangan zaman, pengobatan dan fasilitas medis banyak dibantu teknologi. Dalam dunia kesehatan, teknologi semakin dikembangkan untuk mempermudah dalam membuat obat dan penelitian tentang sebuah virus atau penyakit baru. Teknologi juga dapat membantu masa penyembuhan pasien dari penyakit.

Di Hari Kesehatan yang jatuh pada hari ini, 12 November 2018, BeritaBaik rangkum beberapa teknologi kesehatan terbaru yang mulai dikembangkan. Penemuan medis berteknologi ini memungkinkan untuk digunakan di masa mendatang loh!

Teknologi Penyambung Tulang
Kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang memerlukan penanganan medis yang cepat. Melihat hal ini, orang-orang medis mengembangkan sebuah teknologi untuk menangani soal menyambungkan tulang.

Penelitian yang dilakukan oleh Ohio University menemukan sebuah media pengobatan berupa “chip” khusus yang dapat langsung menyambungkan sel-sel kulit dengan tulang untuk menahan sementara. Sehingga ketika mengalami patah tulang, tidak terasa sakit yang berlebihan ketika mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Chip ini memiliki ukuran sebesar sim card smartphone yang dapat diprogram khusus agar bisa langsung menyatu dengan sel-sel kulit. Ohio University juga menemukan “Cargo” yaitu sebuah sengatan listrik yang dialirkan dengan arus listrik tertentu yang dapat menginstruksi kulit untuk menutupi luka.

Baca Ini Juga Yuk: Aneka Inovasi Bidang Kesehatan yang Bakal Diterapkan di Jabar

Sembuhkan Kerusakan
Tissue Nanotransfection atau TNT adalah teknologi yang dapat membuat sel-sel syaraf yang terluka dapat kembali normal. Penemuan ini pernah diuji pada tikus dan babi yang kakinya terluka parah, dengan ditanamakan teknologi TNT ini aliran darah pada tikus kembali normal begitu pun pada otak tikus yang mengalami kerusakan kecil.

Pembakar Lemak
Temuan selanjutnya di bidang medis ini diprediksi bakal sangat membantu kamu yang mengalami obesitas. Alat bernama 'Microneedle Patch' adalah teknologi yang membantu mencairkan lemak yang menumpuk dengan teknologi nanpopatch. Teknologi ini dibuat oleh para peneliti dari Columbia University Medical Center ini mengendalikan obat yang telah diinjeksikan pada microneedle ke area tertentu yang ditentukan oleh tenaga medis.

Sayangnya tidak semua orang ternyata bisa mengaplikasikan teknologi ini. Orang-orang yang pernah atau sedang mengonsumsi obat diet, tidak dapat menggunakan teknologi ini karena dapat mengubah lemak cokelat menjadi putih jadi berkurang karena efek obat diet. Manusia sendiri memiliki dua jenis lemak. Pertama adalah jenis lemak putih dan yang kedua disebut lemak coklat, atau yang biasa disebut dengan lemak jenuh.

Baca Ini Juga Yuk: Jenis-jenis Teh dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Pengontrol Pikiran
Penderita lumpuh akan kesulitan melakukan berbagai kegiatan jika ia menjalankannya secara sendirian. Kini ada teknologi super canggih yang mampu membaca apa yang sedang dipikirkan seseorang bernama ‘Brain Computer Interfaces’ atau BCIS, yang dibuat oleh Graz University of Technology.

Penemuan teknologi di bidang medis ini bisa menangkap pesan-pesan yang ada di dalam otak, lalu diteruskan menjadi sebuah perintah bagi hampir segala kebutuhan ringan yang diperlukan seorang pasien penderita kelumpuhan dengan membantu pasien untuk menuliskan sesuatu.

Pendeteksi Kanker dan Harapan Hidup
Saat ini, Kanker merupakan penyakit yang belum memiliki pengobatan yang efektif untuk mengatasinya, kebanyakan di antaranya juga disebabkan oleh kekurang sadaran masyarakat penderita terhadap gejala-gejala penyakit ini.

Untuk mengetahuinya lebih dini, telah ditemukan sebuah alat dalam bentuk pena yang memiliki fungsi dalam melihat apakah tubuh terkena kanker atau tidak. Jika deteksi bisa dilakukan sedini mungkin tentunya pengobatan yang dilakukan bisa lebih efektif.

Ada juga alat pendeteksi harapan hidup dengan menggunakan perhitungan alogaritma. Alat ini juga di sisipi dengan AI yang bisa digunakan untuk melihat harapan hidup dari pasien yang mengalami koma. Hasilnya 69 persen akurat dan nantinya akan terus ditingkatkan lagi.

Temuan alat medis ini masih terus dikembangkan untuk mendapatkan penyempurnaan. Mari kita doakan semoga teknologi ini dapat segera digunakan di dunia, ya!

Foto: Pexels.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler