Pejudo Miftahul Jannah yang Bikin Viral Kini Beralih ke Catur

Bandung - Sosok Miftahul Jannah sempat mencuri perhatian publik saat perhelatan Asian Para Games 2018 beberapa waktu lalu. Saat akan bertarung di cabang olahraga (cabor) judo, Miftahul didiskualifikasi karena tidak mau melepas jilbabnya.

Kini, Miftahul yang merupakan tunanetra beralih ke cabor lain, yaitu catur. Ia pun bisa mengalahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam permainan catur. Itu dilakukan saat Miftahul berkunjung ke kediaman Imam di Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).

"Bagus, selamat Miftah, dulu waktu main pertama kita remis, sekarang saya kalah. Nanti ikut ke kantor, ada kejuaraan catur, nanti tanding lawan GM (Grand Master) Utut Adianto ya," tantang Imam yang langsung diiyakan Miftahul.

Baca Ini Juga Yuk: Intip Belajar Bisnis ala Koperasi Tunanetra di Bandung

Sebagai bukti keseriusan Miftahul di cabor catur, ia sudah mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V Jawa Barat di Kabupaten Bogor pada 5-9 November 2018. Tak sia-sia, ia langsung menuai prestasi.

Hal itu membuatnya semakin mantap berkarir di dunia catur. Ia ingin membuktikan pada orang-orang bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi.

"Alhamdulillah saya dapat dua perunggu (di kategori B-3), semakin mantap di catur dan akan terus berjuang untuk prestasi terbaik," ucap Miftahul.

Sosok Miftahul sendiri sempat menuai pro dan kontra karena ngotot tidak mau melepas jilbab saat akan bertanding di Asian Para Games. Ia rela didiskualifikasi demi komitmennya mengenakan jilbab.

Tapi, banyak yang memuji kegigihan dan kengototan Miftahul. Bahkan, di balik perjalanan Asian Para Games, didiskualifikasinya Miftahul menjadi cerita tersendiri yang akan dikenang publik di Asia, bahkan dunia.







Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler