Ini yang Jadi Senjata Kota Bandung Atasi Persoalan Sampah

Bandung - Kota Bandung memiliki sejumlah langkah untuk mengatasi permasalahan sampah. Sebab, dalam sehari, rata-rata produksi sampah di Kota Bandung mencapai 1.500-1.700 ton per hari.

Saat ini, Kota Bandung terus menggencarkan program 'Kang Pisman' yang merupakan singkatan dari kurangi, pisahkan, dan manfaatkan sampah.

Dengan program itu, produksi sampah di Kota Bandung diharapkan berkurang. Bahkan, sampah yang ada bisa dimanfaatkan, salah satunya menjadi pupuk kompos.

Sosialisasi ke berbagai wilayah di Kota Bandung secara gencar terus dilakukan. Harapannya, masyarakat semakin sadar untuk mengikuti program 'Kang Pisman'. Selain sosialisasi langsung, ada cara lain yang akan dilakukan. Salah satunya adalah dengan sosialisasi melalui media sosial.

"Yang kedua, insya Allah kita sedang menyiapkan website Kang Pisman, kita targetkan Desember sudah sempurna (dan bisa diakses)," kata Direktur Umum PD Kebersihan Kota Bandung Gun Gun Saptadi Hidayat dalam kegiatan Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Kota Bandung, Kamis (15/11/2018).

Di laman Kang Pisman, nantinya akan ada banyak informasi seputar persampahan. Cara memilah sampah, membuat pupuk kompos, hingga membuat biopori akan ada di sana.

Langkah berikutnya adalah pekan depan akan diluncurkan WhatsApp (WA) Center Kang Pisman. Di sana akan tergabung berbagai komunitas dan siapapun yang ingin terlibat aktif dalam program Kang Pisman. WA Center itu juga jadi sarana untuk edukasi dan sosialisasi seputar sampah.

PD Kebersihan juga akan menggaet banyak komunitas dan berbagai pihak lain untuk terlibat dalam program Kang Pisman. Mereka nantinya akan turut membantu dalam sosialisasi hingga gerakan langsung di masyarakat.

Langkah lain adalah akan dibuat lomba foto memisahkan sampah di rumah. Pemenangnya nanti akan mendapatkan berbagai hadiah.

Berbagai langkah-langkah itu pun diharapkan mampu merangsang masyarakat untuk menyadari pentingnya mengurangi, memisahkan, dan memanfaatkan sampah. Sebab, persoalan sampah harus diatasi bersama, bukan hanya oleh pemerintah.

"Kita mulai hari ini harus bergerak bareng, mulai dari pemerintah, masyarakat, komunitas (untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung," ucap Gun Gun.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler