Wah! Bandung Punya Lebih dari 1.000 Titik Kawasan Tanpa Rokok

Bandung - Merokok jelas merugikan kesehatan. Bukan hanya bagi penghisapnya alias perokok aktif, orang yang tidak merokok juga bisa terkena dampak negatifnya akibat menghisap asapnya secara tidak langsung.

Sejak Maret 2017, Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menggencarkan sosialisasi seputar bahaya rokok. Upaya lainnya adalah membuat kawasan tanpa rokok (KTR) di berbagai wilayah di Kota Bandung.

"Kita sudah memiliki 1.033 KTR, itu sudah 100 persen melaksanakan," kata Kadinkes Kota Bandung Rita Verita di Taman Sejarah, Kota Bandung, Kamis (22/11/2018).

Di titik KTR itu, sudah tidak ada lagi orang yang merokok. Sehingga, lokasi tersebut jauh lebih sehat dan memiliki udara lebih bersih dari titik lain yang belum menyandang status KTR.

KTR itu terdiri dari gedung pemerintahan, pusat perbelanjaan, sekolah, tempat atau sarana kesehatan, hingga tempat ibadah yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Bandung. Hingga tahun depan, KTR akan terus dikembangkan sehingga jumlahnya total mencapai 1.700 titik.

Rita mengatakan, upaya menciptakan KTR memang memerlukan kesadaran dan upaya berbagai pihak, terutama orang sekitar. Bahkan, perokok juga dituntut aktif. Mereka tidak dilarang merokok, tapi disarankan untuk tidak merokok di titik KTR.

"Makanya kita juga tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi bahwa merokok itu bukan hanya membahayakan kesehatan diri sendiri, tapi juga membahayakan orang lain. Ini jadi PR kita bersama (untuk saling mengingatkan)," jelas Rita.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler