Tol Bocimi Seksi I Rampung, Nanti Bakal Tembus Sampai Jogja

Bandung - Pembangunan jalan tol terus dikebut oleh pemerintah di berbagai wilayah. Salah satu yang terbaru dan sudah rampung adalah Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) Seksi I yang menghubungkan Ciawi-Cigombong.

Tol ini diresmikan pada Sabtu (1/12/2018) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seksi I itu terhubung sepanjang 15,35 kilometer dan sudah mulai beroperasi.

Proyek pembangunan tol itu berlangsung cukup alot sejak dicanangkan pada 1997. Ada berbagai kendala yang dihadapi, investor pembangunan pun beberapa kali berganti.

Tapi, kini Tol Bocimi Seksi I sudah rampung setelah pembangunan dimulai lagi sejak 2016 lalu. Manfaat besar pun diharapkan bisa dirasakan warga, khususnya dalam mengurai kemacetan.

"Ada yang membisiki ke saya, dari Bogor ke Sukabumi normal saja itu bisa 5 jam, tapi serng tidak normal menjadi 7 jam. Ini enggak bisa diterus-teruskan. Mobilitas orang dan barang serta mahalnya transportasi harus betul-betul bisa kita selesaikan," kata Jokowi dalam rilis yang diterima BeritaBaik.

Dengan adanya tol itu, kawasan Sukabumi diharapkan semakin berkembang. Apalagi, ada banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Sehingga, wisatawan juga diharapkan semakin banyak yang datang ke Sukabumi.

Selain tol, ke depan juga akan ada jalur kereta api rel ganda dari Bogor menuju Sukabumi. Proses pembangunan terus berlangsung dan ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.

Sementara setelah Seksi I rampung, Tol Bocimi akan terus dikerjakan secara bertahap. Total, tol itu nantinya akan memiliki panjang hingga 54 kilometer. Targetnya, proses pembangunan akan selesai pada 2020, bersamaan dengan jalur kereta api rel ganda.

Setelah rampung di 2020, tol juga itu rencananya akan diteruskan atau disambungkan hingga bisa menuju ke Cianjur dan Bandung. Bahkan, dalam target jangka panjang, tol itu ditargetkan akan tersambung ke Cilacap hingga paling ujung ke Yogyakarta.

Sementara selain tol dan jalur kereta api rel ganda, di Sukabumi nantinya juga akan ada bandara. Proses pembangunan akan dimulai pada 2019.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler