2 Pesawat Canggih PT DI Resmi Dimiliki Polri, Ini Spesifikasinya

Bandung - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini secara resmi memiliki dua pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). Pesawat itu adalah CN295 dan Helikopter BELL 412EP.

Resminya kedua pesawat itu menjadi milik Polri ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di sela peringatan HUT ke-68 Korpolairud Baharkam Polri di Mako Ditpolairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, Senin (3/12/2018).

Pesawat CN235 sendiri merupakan pesawat canggih yang dengan konfigurasi untuk kapal angkut, kargo, paratroop, medevac, patroli, maritim, bahkan bisa digunakan untuk mengangkut penumpang VIP.

Sedangkan Helikopter BELL 412EP merupakan helikopter kelas medium. Helikopter ini mampu mengangkut 15 orang dengan rincian satu pilot dan 14 penumpang.

Helikopter BELL 412EP dilengkapi mesin canggih yang telah ditingkatkan kemampuannya. Secara tenaga dan performa, helikopter itu mampu terbang dengan kecepatan maksimal 122 knots dengan jarak tempuh hingga 364 NM.

Dua unit pesawat itu diharapkan mampu meningkatkan kinerja Kepolisian Udara Republik Indonesia dalam menjalankan setiap tugas operasi di udara.

Dalam rilis yang diterima BeritaBaik, Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro mengatakan penggunaan pesawat buatan dalam negeri oleh kepolisian itu harus menjadi sebuah kebanggaan. Di luar itu, ada hal lebih besar yang diharapkan.

"Penggunaan hasil produksi bangsa sendiri, disamping merupakan kebanggaan nasional yang harus dipupuk dan ditingkatkan, adalah juga merupakan upaya jangka panjang bagi Indonesia untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan dari pihak luar negeri, terutama dalam memenuhi kebutuhan alat peralatan pertahanan dan alat peralatan lainnya yang dibutuhkan jajaran kepolisian," kata Elfien.

Kontrak jual-beli antara PT DI dan Polri untuk kedua pesawat itu dilakukan pada 21 September 2015 lalu. Pada 7 September 2018, pesawat CN295 sudah diserahkan. Penyerahan itu dilakukan empat bulan lebih cepat dari kontrak yang disepakati.

Helikopter BELL 412EP yang diterima Polri hari ini juga diserahkan tujuh bulan lebih cepat dari kontrak. Harusnya, helikopter itu baru diserahkan pada Juli 2019.

Khusus untuk pesawat N235, Polri sudah menggunakannya selama sekira sebulan. Pesawat itu dipakai sebagai alat angkut personel dan logistik untuk korban gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler