Belajar Menata Masa Depan dari Dua Pemain Persib

Bandung - Hidup sebagai pesepakbola, apalagi di klub sebesar Persib Bandung, tentu lekat dengan nilai kontrak besar. Berbagai fasilitas pun bisa dirasakan. Bahkan, saat cedera, pemain akan mendapatkan perawatan terbaik.

Tapi, hal itu tidak membuat Atep dan Dedi Kusnandar terlena. Pemain Persib berposisi sayap dan gelandang bertahan itu justru sudah berpikir dan melakukan langkah jangka panjang.

Sebab, pesepakbola hanya bisa aktif sebagai pemain profesional rata-rata hingga usia 35 tahun. Ada yang bisa melebihi umur tersebut, tapi tergolong jarang.

Sadar akan sedikitnya waktu menjadi pesepakbola profesional, Atep dan Dedi sejak beberapa tahun ini menekuni usaha lain. Sehingga, mereka mendapatkan pemasukan lain di luar gaji sebagai pesepakbola.

"Saya sudah bikin satu lapangan futsal," kata Atep di Kota Bandung, Rabu (12/12/2018).

Dari penghasilannya, pemain bernomor punggung 7 itu berusaha menabung. Salah satu hasil tabungan itu dipakai untuk membuat usaha tambak ikan di Cianjur yang merupakan kampung halamannya.

"Saya bikin tambak di Cianjur karena masyarakat di sana banyak yang memelihara ikan. Jadi saya coba untuk ikut usaha itu," tutur Atep.

Target selanjutnya, Atep ingin memiliki usaha lain. Sehingga, kelak setelah pensiun sebagai pesepakbola, ia punya penghasilan untuk menghidupi keluarganya.

"Saya target selanjutnya ingin bangun kos-kosan," ucapnya.

Berbeda dengan Atep, Dedi Kusnandar sudah lebih dulu memiliki usaha indekos sejak beberapa tahun lalu. Hal itu dilakoninya bahkan sebelum menjadi pemain Persib. Saat itu, ia pun belum menikah alias lajang.

Usaha itu didasari dari pesan orangtuanya. Mereka mengingatkan bahwa hidup dari sepakbola tidak bisa selamanya. Sehingga, karena tinggal di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ia membuat indekos untuk para mahasiswa.

Dedi pun menekuni usaha lain, yaitu memiliki ruko. Bahkan, sejak 2015 ia membuka kafe 'Ceker Dado' yang menyanyikan aneka kuliner berbahan ceker atau kaki ayam.

"Dari hasil (beberapa) usaha itu saya bisa nabung dan menyiapkan setelah pensiun nanti saya dan keluarga tenang," jelas Dedi.

Belum merasa cukup untuk menata masa depannya, Dedi juga mulai melirik usaha lain. Ia berencana terjun ke dalam dunia bisnis properti.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler