Memetik Pelajaran dari Bupati Indramayu yang Mengundurkan Diri

Bandung - Sosok Anna Sophanah kini sudah resmi tidak lagi menjadi Bupati Indramayu. Ia memilih mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pemberhentian dari Kementerian Dalam Negeri pun sudah diserahkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (14/12/2018).

Di Indramayu, sosok Anna cukup fenomenal. Ia terpilih sebagai Bupati Indramayu periode 2010-2015. Keberhasilannya memimpin Indramayu membuatnya kembali terpilih menjadi Bupati untuk periode kedua dan dilantik 23 Januari 2016.

Tapi, Anna kemudian mengambil keputusan besar. Awal November lalu, ia mangajukan pengunduran diri dari jabatannya. Alasannya, ia ingin fokus mengurus keluarganya.

"Beberapa bulan lalu ibu saya meninggal. Ini menyisakan penyesalan yang berkepanjangan," kata Anna.

Latar belakang itu membuatnya ingin berbakti mengurus keluarga, terutama sang ayah. Ia tidak mau menyesal karena kehilangan waktu untuk mengurus dan memberi perhatian terhadap keluarganya.

"Saya tidak bisa membagi waktu antara keluarga dan tugas pemerintahan," tutur Anna.

Meski mundur sebagai Bupati, Anna mengaku akan tetap berbakti untuk daerah asalnya. Bahkan, ia siap membantu Pemkab Indramayu jika dibutuhkan.

"Saya siap memberikan masukan jika dibutuhkan," janji Anna.

Soal kiprahnya sebagai pemimpin perempuan, Anna mengatakan sebenarnya siapapun bisa melakukannya. Ia pun membagi tip bagi kaum perempuan yang ingin jadi pemimpin. Sebab, pemimpin perempuan tetap memiliki kodrat sebagai istri, ibu, dan seorang anak. Tugas kodrat itu harus tetap dijalankan.

"Perempuan (yang jadi pemimpin) harus bisa membagi waktu, kemudian bisa membedakan mana yang harus didahulukan. Sebetulnya siapapun bisa," jelas Anna.

Hal itu yang tidak bisa dilakukan Anna saat ini. Sementara sebelum mengundurkan diri ia cukup bisa melakukannya. Itu terbukti dari periode pertama kepemimpinannya yang berjalan mulus.

Sehingga, keputusan berat mengundurkan diri harus diambil. Ia tidak mau tugasnya terganggu karena harus membagi banyak waktu untuk keluarga yang membutuhkannya.

Sebab, jika memaksakan diri, ia khawatir tugasnya justru tidak maksimal. Apalagi, seorang bupati memiliki tanggung jawab besar untuk mengelola pemerintahan dan mengurus masyarakat.

"Saya sekarang akan fokus ke keluarga," ucap Anna.

Setelah Anna resmi mundur, Wakil Bupati Indramayu Supendi kini menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) Bupati Indramayu. Dalam beberapa waktu ke depan, Supendi akan diangkat menjadi Bupati Indramayu Definitif. Sementara wakilnya masih harus dibahas di DPRD Kabupaten Sukabumi.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler