Mau Naik Gunung? Perhatikan Saran dari Ahli Geologi Ini!

Bandung - Bagi TemanBaik yang akan mendaki atau naik gunung dalam waktu dekat, sebaiknya kamu mempersiapkan berbagai hal. Selain persiapan segala perbekalan, ada hal penting yang harus diperhatikan sesuai saran ahli geologi. Apa saja?

"Yang pertama, kenali dulu gunungnya saat ini statusnya atau tingkat aktivitas (vulkaniknya) sedang apa," kata Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto.

Seperti diketahui, PVMBG selalu menetapkan status terhadap suatu gunung. Ada empat klasifikasi yang ditetapkan, yaitu Normal, Waspada, Siaga, Awas. Level tertinggi atau paling berbahaya adalah Awas.

Jika gunung yang akan didaki aktivitasnya sedang tidak tinggi, kewaspadaan tetap harus dimiliki. Sehingga, pendaki perlu mengetahui rekomendasi yang ditetapkan.

"Meskipun tenang, ada area-area yang tidak direkomendasikan untuk dikunjungi, misalnya jarak 1 kilometer dari kawah karena daerah tersebut sering terjadi erupsi tanpa didahului gejala signifikan. Kadang juga ada semburan gas, lumpur, atau erupsi freatik yang bisa kapan saja terjadi," jelasnya.


Kedua, patuhi rekomendasi dari PVMBG maupun pengelola gunung jika statusnya di atas Normal. Biasanya, jika status di atas normal, rekomendasi area steril akan lebih luas.

"Ketiga, coba cek rambu-rambu evakuasinya. Sehingga pendaki atau pengunjung itu harus waspada kalau sewaktu-waktu ada kejadian mendadak agar tahu evakuasinya ke mana," ucap Kristianto.

Keempat, cek rambu peringatan dan jangan diabaikan. Jika terdapat rambu peringatan untuk mewaspadai kemungkinan adanya gas beracun, sebaiknya hindari melintas.

Cari juga informasi seputar cuaca tentang area yang akan didaki. Disarankan saat mendung atau hujan untuk tidak mendaki, terutama mendekati kawah. Sebab, faktor cuaca akan mempengaruhi keluarnya gas berbahaya di area gunung.

"Kalau mendung disarankan untuk tidak mengunjungi gunung tersebut. Kalau matahari sudah terbit atau cuaca sedang terik, itu lebih bagus (dan aman)," tutur Kristianto.

Terakhir, yang tak kalah penting adalah menjaga komunikasi terhadap pengelola gunung atau tempat wisata. Sebab, biasanya pengelola sudah memiliki berbagai informasi terbaru seputar kondisi di gunung tujuan.

Nah, bagi TemanBaik yang akan naik gunung, terutama saat musim libur Natal dan Tahun Baru, saran di atas sangat berguna untuk dipertimbangkan dan dijalankan. Selamat berlibur, jaga keselamatan, lakukan antisipasi, dan yang jelas siapkan segala perbekalan. Selamat mendaki!
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler