Zaenal Arif Berbagi Kunci Sukses Jadi Pesepakbola Profesional

Bandung - Nama Zaenal Arif cukup populer di Indonesia. Ia dikenal sebagai mantan pesepakbola profesional yang pernah berkarier di beberapa klub, di antaranya Persib Bandung, Persita Tangerang, dan PSPS Pekanbaru.

Tidak hanya di level klub, pria yang akrab disapa Abo itu pernah jadi bagian Tim Nasional (Timnas) Indonesia dari level junior sampai senior. Ia bisa dibilang sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Kesuksesan Abo di dunia sepakbola bukan hal instan. Ia meniti karier profesional dari klub kecil Persigar Garut di usia 16 tahun pada 1997. Bakat besarnya membuat Abo dilirik Persib. Ia pun menjadi bagian Persib selama dua tahun dalam kurun 1998-1999. Tapi, di Persib ia kurang mendapatkan menit bermain.

Ia tidak berkecil hati. Karena ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak dan karirnya berkembang, Abo pindah ke Persita Tangerang pada tahun 2000 dan bertahan hingga 2006.

Kemampuan dan kecintaannya pada Persib membuat ia kembali ke klub berjuluk 'Maung Bandung' pada 2006-2009. Ia pun menjelma jadi pemain yang diidolakan Bobotoh. Selain karena kemampuannya, Abo memiliki banyak penggemar karena ketampanannya.

Selepas dari Persib, ia memperkuat beberapa klub, mulai dari Persisam Samarinda, Persikabo Bogor, PSPS Pekanbaru, dan Persepam Madura sebagai klub terakhirnya pada 2012.

Cedera lutut membuat Abo harus pensiun sebagai pesepakbola profesional. Sejak saat itu, pria asal Garut itu fokus bekerja sebagai PNS di salah satu dinas di Pemkot Bandung hingga kini.

Baca Ini Juga Yuk: Langka! Pesepakbola Muda Akan Melawan Pemain Persib

Abo pun berbagi kunci suksesnya sebagai pesepakbola profesional. Selain bermodalkan ketekunan melatih kemampuan, perlu keberanian untuk berkarir di klub yang bukan impiannya. "Biasanya orang Jawa Barat punya slogan 'orang Jawa Barat mana yang tidak mau jadi pemain Persib', termasuk saya pribadi," ujar Abo.

Di masa awal bergabung dengan Persib, ia sangat senang. Sebab, Persib adalah klub impiannya sejak kecil. Tapi, jatah bermain yang kurang membuat ia memberanikan diri pindah ke klub lain. Sebuah pilihan yang berat saat itu.

Keputusan pindah ke Persita justru menjadi titik awal kecemerlangan karirnya. Di sana, popularitasnya naik karena kemampuannya dimaksimalkan klub di lapangan. Hingga akhirnya, Abo kembali direkrut Persib untuk beberapa musim.

Ia pun berharap apa yang dilakukannya menjadi inspirasi bagi pesepakbola muda. Sehingga, mereka tidak hanya menambatkan cita-cita bermain di satu klub."Seandainya misal memang di Persib mentok (jarang dimainkan), sebaiknya kita keluar, dan itu pernah saya lakukan," jelas Abo.

Motivasi tinggi harus dimiliki selama berada di klub lain untuk unjuk kualitas. Sehingga, kemungkinan kembali dilirik klub impian akan terbuka lebar. Ia pun membuktikannya sendiri.

"Ketika kita keluar (pindah ke klub lain), kita bisa tahu kultur di luar seperti apa. Sehingga ketika kembali (ke klub impian) kita bisa mengangkat tim itu sendiri," tutur Abo.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler