ITB Kini Punya Klinik untuk Layani Peserta BPJS Loh!

Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) kini memiliki yang dinamakan Klinik Pratama ITB. Klinik yang berlokasi di Rumah A Jalan Ganesa Nomor 15A Kota Bandung itu dikhususkan bagi pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) BPJS Kesehatan.

Klinik itu bukan hanya bisa digunakan oleh keluarga besar ITB, tapi warga sekitar juga bisa memanfaatkannya. Sehingga, mereka yang jauh ke puskesmas, bisa datang ke klinik tersebut untuk berobat.

"Klinik Pratama ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat sekitar ITB dan seluruh civitas akademika ITB yang biasanya harus menuju puskesmas cukup jauh," kata Kepala UPT Layanan Kesehatan ITB Sasanti Tarini dalam rilis yang diterima BeritaBaik.

Klinik yang juga terbuka untuk umum tersebut beroperasi setiap senin hingga jumat dengan jam operasional pukul 07.30-16.30 WIB. Layanan yang tersedia di sana mulai dari poli umum, poli gigi, farmasi, hingga laboratorium klinik sederhana.

Meski sudah diresmikan beberapa hari lalu, klinik itu belum bisa digunakan. Tapi, operasional diupayakan bisa berjalan secepatnya karena proses perizinan sedang dilakukan, termasuk proses dengan pihak BPJS.

Menariknya, gedung yang dijadikan klinik itu merupakan bangunan heritage. Tapi, ITB menjadikannya klinik tanpa merombak bangunan dasarnya demi memberi manfaat lebih bagi masyarakat.

"Gedung yang dipakai klinik adalah bangunan heritage. Saya kira gedung yang istimewa kita persembahkan untuk kesehatan," ujar Rektor ITB Kadarsyah Suryadi.

Sebelum menjadi Klinik Pratama, bangunan itu pernah dijadikan sebagai asrama mahasiswa, kantor pos, hingga perkantoran. Tapi, sejak akhir 2017 dimulai proses perubahan menjadi klinik dan akhir 2018 diresmikan.

Karena lokasinya yang strategis, klinik itu diharapkan bermanfaat besar bagi masyarakat. Apalagi, lokasinya juga mudah dijangkau oleh masyarakat.

Sementara sebelum memiliki Klinik Pratama, ITB juga memiliki Klinik Bumi Medika Ganesha ITB di Jalan Gelapnyawang. Sehingga, Klinik Pratama jadi klinik kedua milik ITB.

Foto dokumentasi ITB


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler