Intip Manfaat Hadirnya Tol Trans Jawa, Transportasi dan Ekonomi

Bandung - Tol Trans Jawa kini tersambung dari Merak hingga Grati (Pasuruan) sepanjang 933 kilometer. Hadirnya tol itu memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Yang masih hangat, hadirnya tol itu turut memperlancar arus mudik dan balik Natal 2018 dan Tahun Baru 2018. Melalui tol itu, pengguna kendaraan bisa mengurangi waktu tempuh, menghemat biaya operasional, hingga berkurangnya biaya penyusutan suku cadang kendaraan.

Tol Trans Jawa juga mengakomodasi pengembangan dan pemasaran produk lokal di rest area-nya. Di rest area KM 538 Tol Sragen-Ngawi misalnya, di sana didominasi kuliner lokal seperti soto Kwali, lontong opor, soto Madura, baso Malang, dan kopi lokal.

Dari sisi ekonomi, tol itu juga memberi manfaat besar bagi industri. Sebab, biaya operasional angkutan logistik bisa ditekan. Hal itu sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi berharap Tol Trans Jawa bukan hanya sebagai jalur penghubung transportasi. Bahkan, area sekitar tol juga akan terintegrasi dengan kawasan industri.

"Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga, vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya dekat dengan pabrik utama," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di laman resmi Kementerian PUPR.

Ia lalu memberi contoh salah seorang rekannya yang merasakan manfaat besar hadirnya Trans Jawa. Rekannya yang merupakan pengusaha logistik itu mengungkap kini pengiriman logstik tidak hanya dilakukan sekali dalam sehari. Tapi, pengiriman bisa mencapai tiga kali sehari.

Hal seperti itu diharapkan akan membuat geliat ekonomi makin meningkat. Sebab, pengusaha akan mendapatkan manfaat besar dari lancarnya arus lalu lintas.

"Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang. Sehingga terbuka lapangan pekerjaan di setiap pusat perindustrian di setiap daerah,"

Foto : Kementerian PUPR



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler