Cara Ridwan Kamil Kerja 'Ngabret' Tanpa Pejabat Titipan

Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil punya cara tersendiri untuk bekerja 'ngabret' alias cepat bersama Pemprov Jabar. Hari ini, ia akan melantik beberapa kepala dinas hasil rotasi dan mutasi.

Cara itu dilakukan agar setiap dinas memiliki kepala dinas yang kompeten di bidangnya. Selain itu, para kepala dinas tersebut diharapkan mampu mengimbangi ritme kerja 'ngabret' yang akan dijalankan sesuai tagline 'Jabar Juara Lahir Batin'.

Pria yang akrab disapa Emil itu juga melakukan lelang jabatan terhadap posisi 15 kepala dinas dan kepala biro di lingkungan Pemprov Jabar. Pendaftaran lelang jabatan itu berlangsung sejak akhir Desember lalu hingga terakhir 12 Januari.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama, mungkin bulan depan formasi tetap eselon tingkat II (setingkat kepala dinas dan kepala biro) sudah penuh. Sehingga mesin birokrasi Pemprov Jabar bisa 'ngabret' sesuai yang kita harapkan," kata Emil di DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (4/1/2018).

Ke-15 posisi kepala dinas itu merupakan dinas-dinas strategis yang akan berdampak besar untuk jalannya berbagai program di era kepemimpinan Emil. Sehingga, melalui lelang diharapkan akan terjaring sosok-sosok yang tepat untuk memimpin masing-masing dinas.

Sebagai gubernur baru, Emil mengaku butuh orang-orang yang bisa selaras dengan caranya bekerja. Sebab, selama 5 tahun kepemimpinannya, ia ingin seluruh program yang sudah disusun bisa berjalan maksimal.

"Sebagai gubernur baru, saya butuh spek-spek yang sesuai," ucapnya.

Menurut Emil, terkait lelang jabatan itu semuanya sudah dikonsultasikan ke berbagai pihak terkait. Sehingga, dipastikan hal itu tidak melanggar aturan.

Lelang jabatan pun mengikis kekhawatiran akan adanya pejabat 'titipan'. Sebab, proses lelang berjalan terbuka dan tidak diintervensi.

Dengan cara itu, siapapun yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan, bisa mendaftar menjadi peserta lelang. 

"Lelang terbuka mah independen, panelisnya juga independen," ujar Emil.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler