Salut! Warga di Jepara Kompak Perbaiki Jembatan Suling

Bandung - Jembatan Sungai Serang Welahan atau sering disebut Jembatan Suling dijadikan percontohan di Kabupaten Jepara. Sebab, perbaikan pembangunan jembatan itu lebih banyak menggunakan dana swadaya masyarakat dibanding dari pemerintah melalui APBD.

Jembatan berusia puluhan tahun itu diperbaiki dengan menghabiskan dana sekitar Rp 700 juta. Sebanyak Rp 200 juta di antaranya berasal dari APBD yang diberikan melalui pihak desa. Sedangkan Rp 500 juta berasal dari Yayasan Pusaka Klenteng Welahan dan swadaya warga sekitar.

Sebelum dibangun atau diperbaiki, jembatan itu memiliki lebar 3 meter dan panjang 60 meter. Tapi, setelah diperbaiki, lebarnya kini menjadi 5 meter dan panjangnya 60 meter. Jembatan itu diresmikan oleh Sekda Kabupaten Jepara Sholih belum lama ini. Ia mengapresiasi berbagai pihak dalam perbaikan jembatan tersebut.

"Tanpa dukungan dari seluruh masyarakat Welahan, tentu saja pembangunan ini tidak akan tercapai," kata Sholih di laman resmi Pemprov Jawa Tengah.


Ia lalu mengungkap kenangan masa lalunya terhadap jembatan di atas Sungai Serang tersebut. Sekitar 30 tahun lalu, saat masih sekolah, ia sering menggunakan jembatan itu.

"Dulu waktu masih sekolah, kalau mau ke Demak saya sering lewat jembatan ini, dan alhamdulillah sekarang sudah semakin bagus," tutur Sholih.

Soal pembangunan kembali jembatan itu, Sholih menyebutnya sebagai percontohan. Sebab, bukan hanya dana yang dikeluarkan masyarakat. Mereka juga mengeluarkan tenaga, waktu, hingga pemikirannya.

"Model pembangunan pembangunan seperti ini harus menjadi contoh bagi desa-desa yang lainnya," ungkapnya.

Secara umum, jembatan itu menurutnya memiliki beragam manfaat positif. Yang paling utama, transportasi menjadi lancar. Mobilitas masyarakat juga semakin meningkat. Bahkan, perekonomian desa juga bergerak lebih baik.



Foto: laman resmi Pemprov Jawa Tengah


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler