Mantap! Milenial Sumsel Perangi Narkoba dengan Cara Ini

Bandung - Generasi milenial mendapatkan porsi besar untuk berperan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Sumatera Selatan. Salah satunya terlihat dari dikukuhkannya empat anak muda untuk jadi Duta Anti Narkoba Sumatera Selatan tahun 2019.

Mereka adalah Angga Zulika Ramadhani, Ratu Tenny Leriva, Dion Patria Nugraha, dan Lucyana Natasya. Mereka dikukuhkan pada Kamis (11/1/2018) oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berharap para generasi milenial yang dikukuhkan menjadi Duta Anti Narkoba itu memiliki peran positif. Sehingga, penggunaan narkoba di masyarakat, khususnya oleh generasi muda, bisa ditekan seminimal mungkin.

"Untuk itu, tugas dari Duta Anti Narkoba milenial ini menyosialisasikan program-program pencegahan ke sekolah-sekolah dan ke kalangannya generasi milenial," kata Herman di laman resmi Pemprov Sumatera Selatan.


Menurutnya, pangsa pasar dari narkoba adalah kaum milenial. Karena itu, kehadiran para duta narkoba dari kalangan milenial diharapkan bisa lebih efektif dalam menjangkau generasi muda.

Herman pun memiliki target besar di Sumatera Selatan. Ia ingin daerah yang dipimpinnya terbebas dari narkoba.

"Target saya Sumatera Selatan harus menjadi contoh pemberantasan narkoba di Indonesia. Maka, semua pembiayaan akan kita bicarakan dengan DPRD untuk dapat dianggarkan khusus terhadap pencegahan narkoba," jelasnya.

Salah seorang Duta Anti Narkoba Sumatera Selatan Ratu Tenny Reriva mengungkap program kerja yang akan dijalankannya. Salah satu fokusnya adalah masuk ke sekolah-sekolah.

"Pastinya kita akan membuat banyak program di antaranya penyuluhan ke sekolah-sekolah dengan sasaran utama generasi milenial," tutur Ratu.

Pemprov Sumatera Selatan sendiri memiliki berbagai program untuk mewujudkan kawasannya terhindar dari narkoba. Salah satunya menjalankan program Kampung Bersinar, yaitu desa sehat yang terbebas dari narkoba.

Melalui program itu, kelurahan dan desa yang mendeklarasikan dan mampu membuat wilayahnya tidak 'dikotori' narkoba akan diberikan penghargaan. Program itu pun mendapat dukungan penuh dari BNN.

"Kita mengapresiasi bapak Gubernur karena kita bisa bekerjasama, terutama di desa-desa yang perlu diperkuat tiga pilarnya, yakni kepala desa, babinsa, dan babinkamtibmas. Di samping itu, puskesmas, posyandu juga dioptimalkan," ucap Kepala BNN Heru Winarko.


Foto: Diskominfo Pemprov Sumatera Selatan
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler