Indahnya Toleransi di Vihara Dharma Ramsi Bandung

Bandung - Keberadaan Vihara Dharma Ramsi di Jalan Luna, Kota Bandung menjadi cerminan berbeda bagi kawasan sekitar. Vihara itu berada di kawasan permukiman padat penduduk yang mayoritas muslim.

Meski vihara dan umat yang berdatangan ke sana merupakan minoritas, tapi ada keindahan yang tetap terjaga. Toleransi dan kerukunan di kawasan sekitar sangat terjalin kuat.

"Sebetulnya toleransi di sini sudah terjaga dengan baik dari dulu sejak vihara ini berdiri tahun 1954," ujar Asikin, salah seorang pengurus Vihara Dharma Ramsi, kepada BeritaBaik.

Di awal-awal vihara itu berdiri, diakuinya memang sempat ada beberapa stigma dan pandangan negatif. Tapi, secara perlahan hal itu terkikis.

Hingga akhirnya, warga sekitar sangat rukun dan menerapkan toleransi tinggi. Apalagi, di kawasan sekitar juga terdapat umat beragama lain, salah satunya Proteskan dan Katolik. Sejak vihara itu berdiri hingga kini, bahkan tidak ada kejadian-kejadian negatif yang mengandung unsur SARA.

Salah satu bentuk toleransi di sana adalah pengurus dan umat yang biasa datang vihara menyediakan takjil gratis saat Ramadan bagi warga sekitar. Saat ada kegiatan di masjid atau kegiatan lain di lingkungan sekitar, umat yang biasa beribadah di vihara juga sering membantu.

Sebaliknya, warga sekitar yang muslim juga sering membantu kegiatan yang dilaksanakan vihara atau pengurus. Bahkan, para pekerja di vihara merupakan umat muslim.

Contoh lain, saat ada kegiatan Cap Go Meh, warga sekitarlah yang memeriahkan kegiatan. Mereka memeriahkan suasana dengan menampilkan atraksi barongsai dan keseruan lainnya.

"Kalau ada Cap Go Meh atau kirab, pemainnya warga-warga sini, asli pribumi di sini. Karena barongsai itu tradisi, bukan agama. Di sini ada 200-an pribumi yang siap main kalau ada Cap Go Meh," ungkap Asikin.

Indah kan TemanBaik? Jika warga sekitar Vihara Dharma Ramsi bisa menerapkan toleransi tinggi, sebaiknya hal itu patut dicontoh. Hidup berdampingan dan menjaga toleransi akan membuat kita nyaman.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler