Bangga! PT INKA Kembali Ekspor Kereta Api ke Bangladesh

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT INKA (Persero) kembali mengirim 16 unit kereta api buatannya ke Bangladesh pada Minggu (20/1/2019). Hal itu cukup membanggakan dan menjadi bukti bahwa produk Indonesia berkualitas serta diminati luar negeri.

Pengiriman itu adalah tahap pertama dari total pesanan sebanyak 250 unit kereta api melalui proses tender senilai 100,89 juta Dollar Amerika Serikat (AS) pada 2017.

"Suatu kebanggan bagi kita bahwa PT INKA mampu menghasilkan produk yang kompetitif dan bisa menang bersaing di pasar internasional," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartano di laman resmi Kementerian Luar Negeri, Senin (21/1/2019).

Keberhasilan PT INKA sendiri tidak terlepas dari dukungan Presiden Joko Widodo. Beberapa kali, pria yang akrab disapa Jokowi itu menyampaikan minat sejumlah BUMN Indonesia untuk masuk ke pasar Bangladesh saat bertemu Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina.

Baca Ini Juga Yuk: Patuh Bikin Laporan, Tiga BUMN Ini Raih Apresiasi dari KPK

Sementara itu, Dubes RI Dhaka Rina Soemarno mengatakan pengiriman kereta itu juga adalah hasil dari diplomasi. Bukan hanya saat ini, Bangladesh bahkan sudah memesan kereta api sejak lama dari Indonesia.

Secara keseluruhan, sebanyak 450 unit gerbong kereta api senilai 187 juta Dollar AS telah dipesan Bangladesh sejak 2006. "Pengiriman ini adalah bagian dari kebehasilan diploamasi ekonomi RI di Bangladesh," ucap Rina.

Penjualan gerbong kereta buatan PT Inka itu merupakan salah satu contoh sukses pemanfaatan peluang ekonomi di pasar non-tradisional. Dengan meningkatnya kapasitas produksi, PT Inka saat ini tengah membangun pabrik di Banyuwangi. Pabrik itu diperkirakan akan menyerap 3.000 tenaga kerja baru pada 2020 mendatang.

Ke depan, pemerintah Indonesia akan terus mengembangkan potensi pasar non-tradisional di wilayah Asia Selatan dan Afrika untuk pengembangan ekspor industri strategis nasional.


Foto: dokumentasi Kementerian Luar Negeri

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler