6 Hal yang Jarang Orang Tahu Seputar Pemilu 2019

Bulan April 2019 mendatang, penduduk Indonesia akan melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden serentak. Menyambut pesta demokrasi tersebut, apa saja sih hal-hal yang sudah kamu tahu tentang pemilu? Sebagai pengetahuan tambahan, simak beberapa hal seputar pemilihan umum 2019 berikut yuk!

KPU Coret Beberapa Partai
Pasangan Jokowi Widodo dan Ma’ruf Amin memiliki partai koalisi yang cukup banyak, yaitu berjumlah sembilan partai. Namun ketika menyerahkan persyaratan pendaftaran ke KPU, dua partai dicoret dalam daftar pengusung Jokowi dan Ma’aruf Amin. Dua partai tersebut adalah PSI dan Perindo.

Pilpres dan Pileg Serentak Pertama Kali
Tahun 2019 merupakan pertama kalinya pemilihan presiden dan pemilihan para anggota legislatif dilakukan serentak. Pada pemilihan presiden tahun 2014 dilakukan dua kali pemilu yakni pemilihan legislatif yang berlangsung pada 9 April. Kemudian anggota DPR terpilih mengajukan calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan presiden 9 Juli 2014.

Biaya Penyelenggaraan
Biaya penyelenggaraan pemilu 2019 meningkat sekitar Rp 700 miliar dibandingkan pemilu 2014. Pemilu 2019 dianggarkan sebesar 24,8 triliun rupiah, sementara pemilu pada tahun 2014 diselenggarakan dengan biaya sebesar Rp 24, 1 triliun. Namun terdapat perbedaan, karena pada tahun 2014 hanya pemilu legislatif sementara 2019 dilangsungkan serentak dengan pemilihan presiden dan wakil presiden.

Baca Ini Juga Yuk: Jelang Pemilu 2019, KPU Telah Siapkan Sistem Penghitungan Suara

Peraturan
KPU telah menetapkan sejumlah aturan bagi para peserta pemilu untuk kampanye yang berlangsung mulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Peserta dilarang beriklan kampanye di media massa sebelum masa kampanye. Iklan pada masa kempanye hanya boleh selama 21 hari yang berakhir dengan mulainya masa tenang.

Peserta juga dilarang memasang bendera partai politik dan nomor urut peserta pemilu selain di tempat-tempat yang sudah diatur. Selain itu, dilarang memasang gambar pejabat negara termasuk presiden dan wakil presiden (kecuali ketua umum partai) pada alat peraga. Dilarang menggunakan fasilitas pemerintah (tempat ibadah dan tempat pendidikan) serta dilarang melakukan pertemuan tertutup tanpa melapor ke KPU dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Hadirnya Partai Baru dan Ketua Perempuan
Di antara 16 partai yang ada, terdapat empat partai baru, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Garuda dan Perindo. PSI dipimpin oleh mantan wartawan televisi, Grace Natalia, sementara Partai Berkarya dipimpin Hoetomo Mandala Putera alias Tommy Soeharto, putra mantan presiden Soeharto. Perindo dipimpin pemilik jaringan televisi kelompok MNC, Hary Tanoesoedibjo dan Partai Garuda dipimpin oleh Ahmad Ridha Sabana.

Dari 16 partai, terdapat dua partai yang dipimpin perempuan. Yakni partai baru PSI yang dipimpin Grace Nathalie. sejak didirikan pada 2014, dan partai mapan PDI-P, yang dipimpin Megawati Soekarno Puteri sejak 1999.

Kertas Suara
Terdapat lima kertas suara untuk pemilu 2019. Lima kertas suara tersebut hadir dengan warna yang berbeda-beda. Warna abu-abu adalah kertas suara untuk memilih presiden dan wakil presiden. Warna kuning untuk memilih anggota DPR, merah untuk memilih anggota DPD RI. Ada juga warna biru, yaitu kertas suara untuk memilih anggota DPRD Provinsi dan kertas suara berwarna hijau untuk memilih DPRD kota dan kabupaten.

Foto: KPU


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler