Canggih! TNI AL Punya 1 Pesawat dan 5 Helikopter Baru Buatan PTDI

Bandung - Kemajuan baru nih, Kementerian Pertahanan RI untuk TNI Angkatan Laut kembali memperkuat squad-nya dengan menghadirkan alutsista berupa lima unit Heli AKS dan satu unit Pesawat Udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) karya PT Dirgantara Indonesia. 

Besutan baru PTDI CN235-220 MPA, punya taji penting untuk berbagai macam misi militer. Sebut saja patroli perbatasan dan Zona Ekonomi Eksklusif, pengawasan pencurian ikan dan pencemaran laut, pengawasan imigrasi dan perdagangan manusia, penyelundupan narkoba dan barang illegal, hingga pencarian serta penyelamatan korban bencana. Tangguh kan? 

"Kita harus bangga dengan kerja keras yang dilakukan PTDI untuk memperkuat pertahanan RI dan TNI. Tak hanya membuat produk yang bermutu, produk pertahanan juga harus mampu memperkuat perekonomian nasional sekaligus menujukkan kedaulatan Indonesia," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno seusai serah terima pesawat di Hanggar Rotary Wing KP. II PTDI, Jl. Pajajaran No154 Bandung, Kamis (24/1/2019).


Rini bercerita, BUMN akan terus menggenjot kualitas dan standar produk alutsista Indonesia untuk memenuhi kebutuhan di ranah pertahanan dan militer. Tak hanya melayani pemesanan dalam negeri, Kementerian juga mendorong perusahaan untuk menghasilkan produk berkelas dunia.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengemukakan, unit CN235-220 MPA Serial Number N067) secara kontraktual telah diserahkan kepada Kemhan/TNI AL pada bulan September 2018. Sedangkan helikopter yang diserahkan yaitu 5 (lima) unit Heli AKS (Serial Number 7021, 7042, 7043, 7046, 7047) yang merupakan bagian dari materiil kontrak 11 unit Heli AKS.

"Pesawat udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft memiliki beberapa keunggulan. Antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek, pada kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama 10-11 jam dengan sistem avionik glass cockpit, autopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar," ujar Elfien.

Rincinya, oesawat udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft dilengkapi dengan 2 consoles, 360 derajat Search Radar yang dapat mendeteksi target terkecil sampai 200 NM (Nautical Mile) dan Automatic Identification System (AIS). Selain itu, pesawat ini memiliki sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal, sehingga dapat diperoleh posisi objek yang mencurigakan. 

Dilengkapi dengan IFF  (Identification Friend or Foe) Interrogator dan Tactical Computer System, sistem identifikasi yang dirancang untuk mengetahui pesawat lawan atau kawan yang terintegrasi ke dalam sistem komputer guna menganalisa dan menentukan strategi operasi. 

"Pesawat udara CN235-220 MPA dilengkapi pula dengan FLIR (Forward Looking Infra Red) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi," tukasnya.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler