Tekad Pria Skotlandia Siap Bawa Sepakbola Indonesia Berjaya

Bandung - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia. Pria asal Skotlandia itu dikontrak dengan durasi dua tahun atau hingga akhir 2020.

Simon sendiri bukan sosok baru di sepakbola Indonesia. Sebab, ia pernah menangani beberapa tim, yaitu Mitra Kukar, Pelita Bandung Raya, dan terakhir Bhayangkara FC. Prestasi tertingginya di sepakbola Indonesia adalah membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 2017.

Bersama Timnas, Simon dibebani tugas besar. Ia diberi target agar Indonesia menjuarai Piala AFF 2020 dan menempati peringkat ke-120 di ranking FIFA. Ia juga diharapkan membawa Timnas Indonesia lolos ke babak kedua Kualifikasi Piala Asia 2023 dan Piala Dunia 2022.

Simon sendiri sangat antusias menjadi pelatih Timnas. Berbagai pengalamannya di sepakbola akan dikerahkan untuk membuat Timnas Indonesia menjadi lebih tangguh dan berprestasi.

"Terima kasih kepada PSSI atas kesempatan yang diberikan. Selama dua tahun terakhir, saya melakukan pekerjaan yang tidak mudah bersama Bhayangkara. Namun kami bisa meraih apa yang sudah kami rencanakan," kata Simon di laman resmi PSSI.

Ia mengaku merasa terhormat mendapat kepercayaan melatih Timnas Indonesia. Apalagi, ia menginginkan jabatan itu sejak lama karena mencintai Indonesia.

Kini, ia siap membayar kepercayaan yang diberikan. Ia bertekad besar membawa sepakbola Indonesia kembali disegani di dunia internasional dan memupus dahaga haus gelar.

"Saya jamin tidak akan ada orang yang begitu semangat seperti saya. Saya siap bekerja keras dan saya akan mewujudkan penantian panjang Indonesia melalui kerja nyata," tegas Simon.

Secara kualitas, sepakbola Indonesia menurut Simon harusnya cukup disegani, setidaknya di tingkat Asia. Sebab, ada banyak pemain Indonesia yang berkualitas tinggi.

Itu akan jadi modal bagi Simon untuk membangun kekuatan baru Timnas. Pemain-pemain yang ada akan disulap hingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan tangguh.

"Dalam pandangan saya, Indonesia seharusnya di atas sana, berkompetisi di level tinggi dan sekarang bermain di Piala Asia," ungkapnya.

"Saya percaya saya bisa karena memiliki modal yang ada. Tingggal bagaimana saya bisa mengolahnya," ucap Simon.

Untuk mengolahnya, diakui Simon hal itu jelas tidak mudah. Sebab, ada proses dan kerja keras yang harus dilalui.

"Memang tidak mudah menemukan kepingan puzzle saat ini supaya menjadi komplet. Saya harap bisa membuktikan dan mencapai hal itu," pungkas Simon.


Foto: dokumentasi PSSI
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler