Tsamara Amany Jadikan Instagram untuk Diskusi Politik

Bandung - Sejumlah politikus muda muncul belakangan ini, salah satunya adalah Tsamara Amany Alatas. Ia merupakan salah satu pengurus di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebelum menjadi pengurus PSI, perempuan lulusan Ilmu Komunikasi di Universitas Paramadina ini telah memiliki beberapa pengalaman di bidang politik.

Sejak remaja, ketertarikan Tsamara di bidang politik sudah mulai tumbuh. Isu dan peristiwa-peristiwa politik selalu mencuri perhatiannya. Ketertarikannya pada politik pun semakin besar, perempuan yang gemar menulis dan membaca buku-buku Soekarno ini bercita-cita jadi Gubernur DKI.

Ketika Kantor Gubernur DKI Jakarta membuka lowongan magang untuk anak muda usia 19-35 tahun, Tsamara tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mengirim CV serta esai kepada tim Gubernur dan berhasil lolos seleksi.


Pada Januari-April 2016, Tsamara pernah menjadi staf magang Gubernur DKI Jakarta yang ditugaskan dalam tim untuk membantu beberapa hal. Ia menjadi bagian dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan simplifikasi perizinan memulai usaha. Ia berhasil meningkatkan peringkat izin memulai usaha dari 167 (2015) menjadi 151 (2016) dalam survei Bank Dunia. 

Tsamara juga pernah menjadi saksi dalam uji materi syarat calon independen dan turut mengajukan revisi Undang-undang Pilkada berkaitan dengan calon independen. Kini, setelah bergabung dengan PSI dan menjabat sebagai Ketua DPP bidang eksternal, Tsamara bertugas membangun jaringan dengan komunitas, media dan organisasi-organisasi di luar struktur partai.

Saat ini, selain aktif mengurus PSI beragam upaya juga ia lakukan untuk mengajak anak-anak muda agar mau terlibat dalam politik. Perempuan kelahiran 24 Juni 1996 ini memanfaatkan akun Instagram miliknya @tsamaradki sebagai wadah untuk diskusi tentang politik. Ia juga secara rutin menggelar diskusi-diskusi politik secara live di Instagram. 

Foto: Instagram.com/tsamaradki

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler