3 Jurus Menpar Bikin Banyuwangi Jadi Tujuan Wisata Dunia

Banyuwangi - Banyuwangi saat ini tengah disiapkan untuk menjadi daerah tujuan wisata baru selain Bali. Kementerian Pariwisata juga secara aktif mengenalkan potensi alam, budaya dan kuliner Banyuwangi di berbagai kesempatan. Untuk mempercepat destinasi Banyuwangi ‘Go International’, Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan tiga strategi khusus loh. Berikut tiga strategi Menpar untuk bikin Banyuwangi jadi tujuan wisata yang mendunia.

Memperkuat Atraksi Budaya
Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat atraksi budaya daerah khas Banyuwangi. Banyuwangi sendiri memiliki atraksi budaya berkelas dunia, seperti ‘Gandrung Sewu’, ‘Banyuwangi Ethno Carnival’ dan ‘International Tour de Banyuwangi’. Empat atraksi tersebut juga masuk dalam ‘100 Events Wonderful Indonesia’.

Baca Ini Juga Yuk: Resolusi Kemenpar 2019, Indonesia Dikunjungi 20 Juta Wisatawan

Bandara Internasional
Sejak 19 Desember 2018, Bandara Banyuwangi telah ditetapkan sebagai bandara internasional dan akan terus dievaluasi hingga Maret 2019. Menpar juga berharap dapat meningkatkan kunjungan agar seat capacity penerbangan di atas 60 persen.

Global Geopark
Banyuwangi juga diharapkan Menpar menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Dengan menjadi UGG promosi Banyuwangi akan go international alias mendunia. UUG diperkirakan sekitar tahun 2021, sebab tahun lalu Banyuwangi baru saja dikunjungi Sekjen UNESCO Global Geopark, Guy Martini untuk penilaian geopark.

Saat ini terdapat tiga destinasi di Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional dan telah diusulkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). Tiga wisata alam tersebut adalah Taman Nasional Alas Purwo, Gunung Ijen, dan Pantai Pulau Merah.


Foto: Instagram.com/kemenpar

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler