Wah! Lampu Gratis Ini Bikin Warga di Riau Hemat Hingga Rp700 Ribu

Bandung - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan bagi 3 desa di Riau, yaitu Desa Tasik Serai, Desa Tebing Tasik, dan Desa Tasik Tebing Serai.

Bantuan yang diberikan adalah paket Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). Desa Tasik Serai mendapat 119 unit, Desa Tebing Tasik 67 unit, dan Desa Tasik Tebing Serai sebanyak 60 unit.

Pemberian bantuan itu merupakan realisasi dari usulan Pemkab Bengkalis kepada Kementerian ESDM. Itu karena di lokasi masih minim penerangan.

Pemberian lampu itu pun dirasa akan sangat bermanfaat bagi warga. Sebab, selama ini warga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk menyalakan genset sebagai pasokan listrik.

"Sebelum ada LTSHE, kami pakai mesin dompeng (generator) di setiap rumah dengan beli solar. Pakai solar sebulannya bisa kena Rp500-700 ribu. Itu hanya dari jam 6 sore sampai jam 12 malam," kata Jasman, salah seorang warga desa setempat, di laman resmi Kementerian ESDM.

Baca Ini Juga Yuk: Catat! Ini Kontak PLN untuk Dihubungi Jika Ada Gangguan Listrik

Setelah adanya lampu tenaga surya itu, praktis warga setempat tidak perlu lagi membeli solar. Sebab, lampu itu bisa menyala tanpa harus menggunakan genset.

Kepala Desa Tasik Serai Tasarudin mengatakan manfaat lain yang bisa dirasakan warga dari hadirnya bantuan tersebut. Anak-anak di sana kini bisa belajar malam hari dengan lebih nyaman.

Sementara sebelumnya, anak-anak hanya bisa belajar dengan penerangan seadanya melalui lampu pijar. Lampu pijar itu mengandalkan genset dengan bahan bakar solar.

"Kami bersyukur kepada pemerintah pusat yang sudah memperhatikan masyarakat yang di pelosok ini karena sebelumnya memang gelap," ungkap Tasarudin.

Kondisi di desa-desa itu memang cukup terpencil. Akses ke lokasi pun sangat sulit dilewati. Apalagi ketika malam, penerangan di sana sangat minim.

Hal itu membuat pasokan listrik di sana terkendala. Sehingga, saat malam kondisinya tergolong gelap. Tapi, kini warga setempat bisa lebih nyaman beraktivitas saat malam hari setelah adanya bantuan LTSHE.

Apalagi, LTSHE juga bisa dilepas dan dibawa ke mana-mana. Sehingga, lampu itu kini bisa dibawa warga yang mayoritas petani untuk pergi ke ladang pada malam hari.


Foto: dokumentasi Kementerian ESDM

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler