KPU Bandung Cari 49 Ribu Pemuda untuk Jadi Petugas Pemilu

Bandung - TemanBaik, setuju enggak jika Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 harus disukseskan oleh semua pihak? Jika setuju, kamu, khususnya generasi muda, sebaiknya terlibat aktif di dalam proses pemilu.

Ada kabar baik nih dari KPU Kota Bandung! Mereka sedang mencari 49.721 anak muda untuk ditugaskan jadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Petugas KPPS ini akan bertugas di 7.103 tempat pemungutan suara alias TPS di Kota Bandung alias tujuh orang di setiap TPS. Para petugas ini yang nantinya bakal menjalankan proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Secara khusus, Ketua KPU Kota Bandung Suharti mengajak generasi muda, terutama mahasiswa untuk mendaftar jadi petugas KPPS.

"Kita berharap rekan-rekan mahasiswa mau berpartipasi sebagai penyelenggara pemilu. Jadi tidak hanya beretorika di kampus, tapi bagaimana mereka mengamalkan (ilmu dan kepedulian terhadap politik) dalam proses pemilu," kata Suharti di Taman Sejarah, Kota Bandung, Selasa (12/2/2019).

Baca Ini Juga Yuk: Milenial Jadi Kategori Pemilih Paling Banyak di Pemilu 2019

Syarat utamanya, pendaftar minimal berusia 17 tahun dan berijazah SMA. Domisilinya juga disesuaikan dengan tempat pendaftar tinggal. Sebab, mereka akan ditugaskan di TPS setempat.

Jika berminat, TemanBaik bisa mendaftar ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan mulai 28 Februari hingga 27 Maret 2019. Untuk berbagai persyaratan detail dan informasi lainnya, kamu bisa tanyakan langsung ke petugas PPS.

Apa sih untungnya buat generasi muda jadi petugas KPPS? Jangan salah loh, dengan jadi petugas KPPS, kamu bisa tahu secara langsung bagaimana proses demokrasi yang sebenarnya. Pastinya, ilmu dan pengalaman kamu di bidang politik, khususnya seputar pemilu, akan bertambah. Bahkan, kamu akan mendapatkan pemasukan loh.

Yuk, generasi muda Kota Bandung, siap-siap dari sekarang daftar jadi petugas KPPS! Buktikan jika kamu ingin menyukseskan pemilu dengan terlibat langsung di dalamnya.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler