Laporkan ke Bawaslu Jika Temukan Angkot Jadi Media Kampanye

Bandung - TemanBaik tahu enggak kalau alat transportasi umum seperti angkutan kota (angkot), bus, hingga kereta api tidak diperbolehkan jadi alat atau media kampanye?

Masih belum sadar ya? Sebagai contoh, kamu pasti pernah melihat angkot terdapat wajah kandidat pemilu atau partai, serta tulisan atau 'kode' ajakan untuk memilih.

Jika kamu menemukan hal seperti itu, sebaiknya segera laporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terdekat. Sebab, itu merupakan bentuk pelanggaran pemilu. Dengan melapor, Bawaslu akan menindaklanjutinya. Petugas bakal menertibkan dan membuat transportasi publik itu kembali 'steril'.

Baca Ini Juga Yuk: Kesal Ada Stiker Kampanye di Rumah? Jangan Asal Cabut Loh!

"Kalau kendaraan pribadi enggak apa-apa. Tapi kalau transportasi publik itu tidak boleh jadi media kampanye," kata Ketua Bawaslu Kota Bandung Zaki M Zam Zam, Jumat (15/2/2019).

Di Kota Bandung sendiri Bawaslu baru-baru ini melakukan penertiban dan sterilisasi terhadap beberapa angkot yang jadi media kampanye. Angkot-angkot itu berasal dari tiga trayek."Yang kemarin ditertibkan itu trayek Elang-Cicadas, Kalapa-Ledeng, dan Elang-Gedebage," ucap Zaki.

Jangan khawatir, identitas kamu sebagai pelapor akan dirahasiakan kok. Jadi, kamu tidak perlu takut melapor jika menemukan pelanggaran tersebut. Yuk, kita sama-sama jaga agar pemilu berjalan, aman, tertib, dan tentunya sesuai aturan!


Foto: Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler