Wah! Di Banyuasin Ada Cairan Ajaib, Mau Tahu Manfaatnya?

Kabupaten Banyuasin memiliki cairan ajaib loh TemanBaik. Cairan itu ditanaman Bios44. Cairan ini adalah hasil temuan tim Korem 044/Gapo di bawah pimpinan Kolonel Infanteri Kunto Arif Wibowo.

Cairan ajaib itu mampu membuat tanah jadi lebih subur loh. Bahkan, cairan itu bisa mengurai mikroorganisme menjadi bahan pupuk.

Bios44 sendiri adalah perpaduan beberapa mikroorganisme yang disatukan. Selain bisa dimanfaatkan untuk pertanian, cairan itu juga bermanfaat untuk bidang peternakan. Yang jelas, cairan itu tidak berbahaya bagi tumbuhan, hewan, maupun manusia.

Khusus untuk penggunaan di bidang pertanian, Bios44 mampu membuat rongga-rongga lahan gambut menjadi lebih kecil. Kerennya, lahan gambut jadi tidak mudah terbakar loh.

"Bios44 merupakan salah satu cara yang efektif mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang dimulai dari sedini mungkin saat musim penghujan," kata Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran di laman resmi Pemprov Sumatera Selatan.

Baru-baru ini, Bios44 itu pun mulai digunakan di area sawah seluas 2,5 hektare di kawasan Desa Gelebak, Banyuasin. Dengan digunakan saat musim hujan, maka risiko kebakaran hutan dan lahan bisa diminalisir saat musim kemarau nanti.

Jika disiramkan saat ini, rongga-rongga di area sawah akan tertutup rapat. "Hal ini sangat efektif mencegah menjalarnya api ke lahan yang lainnya sehingga tidak mudah terbakar," ungkap Alfian.

Dari segi hasil, area pertanian diperkirakan akan lebih melimpah. Itu sudah teruji loh TemanBaik dari beberapa kali uji coba.

Di satu area tanpa cairan Bios44, padi yang dihasilkan hanya 6.500-7.000 kilogram. Sedangkan jika menggunakan Bios44, hasilnya mencapai 7.000-8000 kilogram.

Itu baru untuk lahan pertanian loh TemanBaik. Untuk sektor perikanan juga sudah terasa manfaatnya.

"Dengan menggunakan Bios44 di air payau dan air asin dapat menetralkan PH-nya menjadi 7. Sehingga ikan-ikan dapat berkembang dengan sehat dan cepat," ucap Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono.


Foto ilustrasi Unsplash.com

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler