Miss Pure Internasional 2018 Kampanye Pengurangan Sampah di Bali

Denpasar - Tak dapat dipungkiri, jika sampah plastik masih menjadi persoalan lingkungan global. Komposisi sampah plastik di Indonesia sendiri sekitar 15 persen dari total timbunan sampah, terutama di daerah perkotaan.

Data banyaknya sampah plastik tersebut terus menunjukkan peningkatan dalam 10 tahun terakhir. Nah, TemanBaik, lantas bagaimana regulasi pemerintah daerah menangani sampah plastik?

Pada akhir tahun lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali merilis Peraturan Gubernur Bali (Pergub) No.97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Dalam Pergub ini ada tiga bahan yang terbuat dari atau mengandung bahan dasar plastik yang dilarang yaitu kantong plastik, polysterina (styrofoam), dan sedotan plastik. Dengan adanya Pergub ini pemerintah Bali menargetkan mengurangi sampah plastik hingga 60-70 persen dalam setahun.

Baca Ini Juga Yuk: #BhayPlastik Cara Kreatif Ajak Masyarakat Kurangi Sampah

Pergub yang berisikan himbauan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai tersebut mendapatkan perhatian tersendiri dari Miss Pure International United Kingdom (UK) 2018, Rosemary Lloyd. 

Pada Selasa (19/2) ia menemui langsung Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor Gubernur Bali. Dalam kunjungannya tersebut, Rosemary menyatakan dukungannya terhadap upaya pengurangan penggunaan plastik. Ia berkeinginan untuk membantu kampanye pengurangan penggunaan plastik di Bali.

“Perpaduan panorama dan kebudayaan di Bali sangat indah, tiada duanya. Sayang sekali jika persoalan sampah plastik akan mengurangi keindahan pulau ini,” ujar Rosemary.

Dalam pertemuan itu Rosemary juga mengungkap ketertarikannya pada program Pemprov Bali dalam upaya memerangi sampah plastik. Ia mencontohkan, di Eropa penggunaan kantong plastik masih diizinkan, namun pembeli diharuskan membayar kantong plastik. Sehingga masyarakat lebih memilih membawa kantong belanja sendiri.

Baca Ini Juga Yuk: 4 Kota di Indonesia yang Sudah Menerapkan Diet Kantong Plastik

Sebagai terobosan dalam upaya mengurangi sampah plastik di dunia, Rosemary menilai pemerintah lain dapat meniru gebrakan Pemprov Bali ini.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Cok Ace sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Miss Pure International UK 2018 tersebut kepada Bali. Ia mengakui bahwa sampah plastik memang menjadi salah satu permasalahan cukup pelik di Bali dari dulu.

“Sampai saat ini baru Bali yang memiliki Pergub terkait sampah plastik. Aturan ini diharapkan bisa mempercepat menuju Bali yang hijau dan bersih,” ujarnya.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler