Bersihkan Kali di Surabaya, Perum Jasa Tirta Turunkan Alat Berat

Surabaya - Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terkait program sungai bebas sampah, Perum Jasa Tirta (PJT) 1 langsung menerjunkan alat berat (excavator) seberat 4 ton untuk membersihkan tumpukan sampah di Kali Surabaya wilayah Sepanjang Sidoarjo yang berbatasan dengan Karangpilang Surabaya.

Kepala Divisi Jasa ASA II PJT I, Didik Ardianto mengatakan bahwa timnya sudah mengoperasikan alat berat HCE (Hidrolic Crawler Excavator) dengan ponton. “Kapasitasnya 4 ton karena menyesuaikan kondisi Kali Surabaya di mana ada jembatan, sehingga kami turunkan yang ukuran tidak terlalu besar,” ujar Didik.

Alat berat yang diturunkan tersebut telah beroperasi selama empat hari sejak Senin, 19 Februari lalu hingga Kamis, 21 Februari 2019. Ekskavator berukuran empat ton tersebut diturunkan sebagai solusi pada sungai-sungai berjembatan yang tak bisa dijangkau oleh alat berat dengan ukuran yang lebih besar.

“Penggunaan alat berat yang lebih besar akan tetap kami operasikan di wilayah Gunungsari, Surabaya, dan proses tersebut tidak akan selesai dalam dua hari. Kami akan mengoperasikan alat berat di wilayah tersebut setiap hari, selama lima hingga enam jam,” tambah Didik.

Baca Ini Juga Yuk: Gubernur Jatim Khofifah Kampanyekan Sungai Bebas Sampah Popok

Selama bertugas di lapangan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh tim PJT 1, khusunya mengenaipengangkutan sampah. Namun, kendala tersebut bisa diatasi dengan penggunaan trashboom (ponton penghalau sampah) yang terbentang di permukaan Kali Surabaya di bawah jembatan tol Gunungsari. Sampah yang terangkut di dalam trashboom tersebut akan diangkut menggunakan ekskavator dan diletakkan di bak penampungan sampah (spoilbank) di bantaran sisi Jalan Karah.

Sampah yang terkumpul di dalam spoilbank akan diangkut setiap dua hari sekali oleh truk sampah milik Pemkot Surabaya. Didik berharap dengan upayanya yang dilakukan oleh PJT 1 dapat membantu misi Gubernur Jawa Timur terkait program Kali Surabaya bebas sampah.

“Semoga masalah sampah ini bisa segera teratasi, dan dengan alat-alat berat yang diterjunkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah di Kali Surabaya. Selain itu, kerjasama dengan masyarakat untuk tidak membuang sampah di kali juga sangat diperlukan. Karena sesuai dengan instruksi Bu Khofifah, sudah disediakan dropbox (kotak sampah) di sekitar jembatan-jembatan yang melintang di sepanjang sungai,” pungkasnya.


Foto: Dok. Kominfo Jatim

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler