Warga Penghayat di Bandung Sudah Bisa Cantumkan Agama di KTP

Bandung - Ada berita baik bagi TemanBaik yang menganut agama atau kepercayaan yang belum diakui oleh pemerintah. Kini, TemanBaik bisa mencantumkannya dalam e-KTP loh.

Selama ini, mereka yang agamanya belum diakui pemerintah harus 'menumpang' ke agama lain. Misalnya, mereka mencantumkan agama Islam meski sebenarnya bukan beragama Islam. Solusi lainnya, form isian agama diisi dengan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

"Keputusan itu sebenarnya sudah berlaku sejak putusan MK (Mahkamah Konstitusi) tahun kemarin. Tapi, di daerah baru dilaksanakan tahun ini," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jawa Barat Heri Suherman kepada BeritaBaik, Senin (25/2/2019).

Di Jawa Barat, baru Februari ini kebijakan itu berjalan. Kota Bandung jadi daerah pertama di Jawa Barat yang memberi ruang bagi penganut aliran kepercayaan untuk mencantumkan kepercayaannya di e-KTP.

"Informasi yang masuk ke kami, di Kota Bandung itu baru enam orang (yang mencantumkan aliran kepercayaan dalam e-KTP)," ucapnya.

Di Jawa Barat, berdasarkan data di Disdukcapil Jawa Barat, total ada 3.910 orang penganut aliran kepercayaan. Tapi, mayoritas belum melakukan penggantian kolom agama di e-KTP-nya.

Apa yang harus dilakukan penganut aliran kepercayaan jika ingin agama atau kepercayaannya tercantum di e-KTP? Heri pun memberikan tipnya.

"Prosedurnya sama seperti perubahan elemen data lain. Seperti perubahan status atau alamat, itu harus mengajukan perubahan ke Disdukcapil kabupaten/kota," jelas Heri.

Saat pengajuan perubahan kolom agama, yang bersangkutan harus membawa dokumen pelengkap. Dokumen itu berisi pernyataan dari pimpinan aliran kepercayaan bahwa yang bersangkutan adalah penganut aliran tersebut.

Jangan takut mendapat penolakan jika ingin mengubah kolom agama. Petugas Disdukcapil akan melayaninya kok.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler