Jawa Tengah Bangun Sektor Agama Sampai Rp 200 Miliar, Apa Saja?

Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melakukan pembangunan bersama jajaran Pemprov Jawa Tengah. Di tengah berbagai langkah yang dilakukan, Ganjar menegaskan tidak akan melupakan pembangunan di sektor agama loh.

Ia memandang pembangunan di sektor agama tidak kalah penting dengan pembangunan infrastruktur dan lainnya. Sektor agama akan bisa menunjang kesuksesan daerah.

"Di periode kedua ini, saya didampingi Gus Yasin yang paham sekali tentang agama. Bersama beliau, kami menyusun berbagai program untuk pengembangan pendidikan agama di Jawa Tengah," kata Ganjar di laman resmi Pemprov Jawa Tengah, Sabtu (2/3/2019).

Bukan hanya wacana loh, TemanBaik. Ganjar dan jajaran di pemerintahannya sudah melakukan langkah nyata. Apa saja? Di antaranya memberi bantuan untuk guru ngaji, guru TPQ, guru Madin, dan pembangunan pondok pesantren.

Bahkan, secara keseluruhan, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran cukup besar tahun ini untuk di bidang pengembangan pendidikan agama. Totalnya mencapai Rp200 miliar.

"Maaf, memang tidak terlalu besar, namun ini upaya konkret kami dalam memperhatikan pendidikan agama di Jawa Tengah," ungkap Ganjar.

Ia juga mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah agar menjadi wadah yang manfaatnya lebih besar lagi bagi masyarakat. Salah satunya dengan menyalurkan zakat dari para ASN di Pemprov Jawa Tengah ke Baznas Jawa Tengah.

"Hasilnya sangat besar, dalam sebulan lebih dari Rp2,5 miliar hasil yang terkumpul. Uang tersebut dapat digunakan pula untuk berbagai program, seperti renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan pondok pesantren, sekolah, dan sebagainya," tutur Ganjar.

Foto: dokumentasi Pemprov Jawa Tengah
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler