Berkat Drum, Winaldy Berhasil Bawa Musik Indonesia Ke Guangzhou

Mojokerto - Menjadi seseorang yang konsisten menjalani bidang yang ditekuni tidaklah mudah. Banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi untuk bisa meraih kesuksesan yang diinginkan. Hal itu juga dialami oleh sosok Winaldy Senna Praditya, drummer sekaligus produser musik asal Mojokerto yang kini berkarir di Yogyakarta. Pria berbakat berusia 23 tahun ini mengaku pertama kali tertarik di bidang musik khususnya drum sejak kelas 6 Sekolah Dasar.

Kesuksesan yang dipupuknya sejak lama ini membawanya hingga ke Guangzhou, China. Prestasi ini ia dapat atas kemenangan yang diraih pada kompetisi drum "Tama Groove Session 2018".

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 185 orang. Winaldy berhasil menyisihkan seluruh peserta tersebut dan muncul sebagai pemenang juara 1. Dari 185 peserta, Winaldy termasuk ke dalam tiga orang terpilih bersama kedua yang lainnya yakni Bohemian Renaissance Purnama (juara 2) dan Akram Rosyid (juara tiga).

Ke-185 orang tersebut sebelumnya telah mengunggah video solo drum-nya melalui kanal youtube. Kompetisi berkelas internasional ini dinilai oleh para juri yang berkompeten di bidangnya, yakni Ikmal Tobing, Fajar Saritama dan Tigor Nainggolan. Tak main-main, juri internasional pun turut didatangkan untuk menjadi juri utama, yakni Kaz Rodriguez, Norlaki Kumagai, Fuyu dan Hoshino Gakki.

Pada beritabaik Winaldy menceritakan pengalamannya menjadi pemenang kompetisi Tama Groove Session 2018 hingga membawanya sampai ke China. “Berangkat ke China karena memang dapat privilege kalau pemenang juara 1 diundang ke Guangzhou untuk perform dan mengunjungi pabrik drum Tama Group. Mengunjungi karena endorse dari Tama Group seperti kami diharapkan dapat mengerti pembuatan drum dari mulai penyusunan shell kayu sampe jadi drum yang siap pakai. Kalau tau proses pembuatannya, kita sebagai endorse pasti akan menaruh kepercayaan lebih pada mereka," kisahnya.

Sebelum memenangkan kompetisi Tama Groove Session 2018, Winaldy juga berhasil menyabet juara 1 Sabian Rock Drum Competition. Pria berbakat dengan mobilitas tinggi ini juga tergabung dalam band Kasino Brothers, Band bergenre rock n’ roll yang berasal dari Yogyakarta. Selain Kasino Brothers, Winaldy juga merupakan producer, drummer, dan mix engineer untuk band bernama "The Sun Goes Down" asal Mojokerto yang albumnya ditargetkan rilis di tahun 2019.

"Saya pertama kali nge-drum itu kelas 6 SD, tapi saat itu belum punya drum. Baru punya drum itu kelas 3 SMP. Lalu, baru saat kelas 1 SMA punya kesempatan untuk kursus secara benar-benar di Surabaya selama enam bulan, dari hasil memenangkan kompetisi," tutur Winaldy. Sebagai seseorang yang konsisten menjalankan impiannya di bidang musik, Winaldy sempat mengenyam studi di Institut Seni Indonesia (ISI) dan kini sedang menekuni karirnya sebagai produser musik di Yogyakarta. Winaldy juga aktif menjadi pengajar di Jogja Audio School untuk membina anak-anak muda yang ingin konsisten berkarir di bidang produksi musik.

Winaldy merupakan satu diantara orang-orang yang tekun melakoni bidang yang sedari kecil sudah disukainya. Baginya, penting bagi kita, khususnya anak muda untuk konsisten mewujudkan impian kita. "Saya hanya satu dari sekian orang yang membawa nama Indonesia disana. Perasaan yang saya dapatkan ketika berhasil membawa nama Indonesia di kancah mancanegara pastinya punya pride yang membekas sampai kapanpun. Dari sana saya punya banyak cerita, pengalaman, juga credibility karena sudah membawa nama musik Indonesia sampai ke luar negeri," ungkapnya.

Winaldy pun berpesan kepada seluruh anak muda di Indonesi untuk tetap semangat melakukan apa yang disukainua. Sesulit apapun kita hidup dan berusaha mewujudkan passion, tidak akan sesusah orang-orang yang mengerjakan sesuatu yang tidak di bidangnya. Kuncinya konsisten. Zaman sudah berubah dan kita harus jadi versi terbaik dari diri kita. Mau menjadi musisi, visual creator, content creator atau apapun mimpimu, usahakan untuk selalu mendapat sesuatu yang berguna bagi diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler