Jokowi Bertemu Ratusan Perempuan di Istana, Apa yang Dibahas?

Jakarta - TemanBaik tahu enggak, hari ini Rabu (06/03/2019) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan ratusan perempuan loh di Istana Negara, Jakarta. Apa sih yang dibahas?

Ratusan perempuan itu adalah aktivis yang selama ini memperjuangkan hak perempuan dalam berbagai isu. Dalam pertemuan itu, para aktivis memutarkan tayangan soal perempuan yang memperjuangkan kesejahteraan dan hak para perempuan Indonesia.

Jokowi pun terkesan dengan perjuangan para aktivis perempuan tersebut. Ia berharap ke depan semakin banyak lagi perempuan yang 'bersuara' dan berjuang.

"Aktivitas-aktivitas yang sangat luar biasa dari ibu-ibu aktivis yang tadi banyak berkaitan dengan urusan ekonomi, KDRT, hukum, dan lingkungan. Saya kira itu adalah sebuah prestasi yang masih kita harapkan lebih banyak lagi dari perempuan-perempuan Indonesia," kata Jokowi dalam keterangan resminya.


Ia pun meyakini jika ke depan para perempuan Indonesia akan punya peran besar dalam pembangunan, khususnya di bidang ekonomi. Tapi, mereka tidak akan melupakan kodratnya.

"Saya sangat percaya peran sentral para perempuan dalam mendidik anak-anak kita dan juga dalam menopang ekonomi keluarga," tutur Jokowi.

Sementara itu, Doliana Yakadewa, salah seorang aktivis, mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. Doliana sendiri merupakan guru SDN Kampung Ormu Kecil di Jayapura. Ia pun aktif memperjuangkan agar perempuan di Jayapura meningkat perekonomiannya.

Selama belasan tahun, ia memperjuangkan ekonomi kerakyatan, khususnya agar dibangun Pasar Mama-Mama Papua. Jokowi pun menjawab perjuangan Doliana dan rekan-rekannya hingga akhirnya Pasar Mama-Mama Papua dibangun secara permanen dan nyaman pada 2018.

Pasar itu salah satunya menjadi sarana bagi kaum perempuan untuk menjual hasil kerajinan tangan. Pasar itu jadi harapan bagi kaum perempuan di Jayapura untuk membantu perekonomian keluarga. "Selama 13 tahun kami turun ke jalan menerikkan (pembangunan) Pasar Mama-Mama Papua. Lalu Bapak Presiden Republik Indonesia dapat menyelesaikannya dalam tempo empat minggu," tutur Doliana.


Setelah Pasar Mama-Mama Papua menjadi permanen dan beroperasi pada 2018, ratusan pedagang di sana ternyata masih mengalami kesulitan. Mereka membutuhkan modal dan pendampingan. Jokowi pun langsung memberi jawaban dan solusi.

"Oke, nanti saya perintahkan program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) untuk masuk ke Pasar Mama-Mama. Ini di sini ada Bu Menteri BUMN, kirim itu program Mekaar ke Pasar Mama-Mama. Ini perintah, Bu," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, program Mekaar bertujuan untuk membantu permodakan agar usaha kecil dan mikro di Indonesia bisa semakin berkembang. Tujuan besarnya, lewat program itu akan terjadi peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Program Mekaar ini juga untuk ekonomi mikro dan kecil yang hampir 99 persen pesertanya adalah ibu-ibu. Sudah mencapai 4,2 juta orang yang ikut di sini," pungkas Jokowi.

Foto: dokumentasi Biro Pers Setpres
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler