Ini Capaian Hebat Kepulauan Riau di Bidang Kesehatan

Riau - TemanBaik tahu enggak, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata banyak memiliki capaian positif di bidang kesehatan loh. Mau tahu apa saja pencapaiannya?

Dari segi pemenuhan kesehatan dasar, saat ini Kepri adalah yang terbaik ketiga di Indonesia setelah Yogyakarta dan Bali. Salah satunya karena puskesmas di Kepri sangat memadai. Hingga kini, 80 persen puskesmas di Kepri juga sudah terakreditasi. Pada 2019, diharapkan sisanya akan terakreditasi dan memiliki pelayanan yang lebih maksimal.

"Di Kepri minimal ada tiga dokter di puskesmas. Malah untuk puskesmas dengan pelayanan 24 jam bisa mencapai delapan dokter," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di laman resmi Pemprov Kepri.

Selain itu, Kepri juga jadi yang terbaik di Indonesia dalam penanganan dan pencegahan gizi buruk. Bahkan, prosentase gizi buruk di Kepri jauh lebih rendah dari rata-rata nasional. Di Kepri, proporsi gizi buruk pada 2018 hanya sekitar 13 persen. Sedangkan rata-rata gizi buruk nasional mencapai 17,7 persen.

Masih ada lagi nih TemanBaik. Kepri menempati peringkat keempat terbaik di Indonesia dalam pencegahan dan penanganan kasus stunting loh. Di Kepri hanya ada 23,5 persen yang mengalami stunting. Itu juga lebih rendah dari angka rata-rata nasional yang mencapai 30,8 persen. Ada trik khusus yang dilakukan pemerintah setempat untuk menurunkan dan mencegah stunting.


"Jadi kita pelacakan kasus. Setiap ada kasus kita intervensi terhadap ibu, bayi, maupun balita. Kalau ada gizi buruk, gizi kurang, diberi PMT (pemberian makanan tambahan). Kalau disebabkan penyakit, dipastikan mendapat penanganan dari dokter spesialis anak," jelas Tjetjep.

Pemprov Kepri juga gencar menjalankan Program Indonesia Sehat dan Pendekatan Keluarga (PISPK) dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga. Berbagai informasi dan penanganan diberikan kepada warga agar masalah gizi dan kesehatannya bisa lebih baik.

"Sosialisasi tentang gizi ini sudah sejak 10 tahun lalu kita lakukan. Hasilnya baru kelihatan sekarang," ucap Tjetjep.

Mau tahu hasil dari perjalanan selama 10 tahun itu? Saat ini, rata-rata lingkar kepala anak di Kepri adalah 63 sentimeter. Angka itu lebih baik dari rata-rata nasional yang hanya 58 sentimeter. "Lingkar kepala itu mempengaruhi tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak," pungkas Tjetjep.

Keren kan TemanBaik pencapaian Kepri di bidang kesehatan? Kita doakan deh semoga daerah lain juga bisa semakin meningkatkan pelayanan kesehatannya.


Foto: Netral English
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler