Tertarik Naik MRT? Ini Sistem Tiket dan Tarifnya

Jakarta - Setelah menanti cukup lama, akhirnya tarif MRT Jakarta secara resmi ditetapkan oleh DRPD Jakarta dalam Rapat Pimpinan Gabungan. Pengesahan itu dilakukan di Kantor DPRD Jakarta, pada Senin (25/03/2019).

Sebelum ditetapkan, tarif MRT diperkirakan sebesar Rp 10.000. Namun, setelah mendapatkan masukan dari DPRD DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta pun akhirnya menyetujui bahwa tarif Moda Rapid Terpadu ini menjadi sebesar Rp 8.500 untuk 10 kilometer awal.

Sedangkan, untuk kilometer selanjutnya, dikenakan penambahan biaya sebesar Rp 1.000 per kilometer. Selain itu, terdapat biaya tambahan lain sebagai tarif transportasi dasar (boarding fee) sebesar Rp 1.500.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk Perhatikan 6 Etika Ini Saat Naik MRT

Mass Rapid Transit (MRT) menggunakan sistem e-ticketing dalam pengoperasiannya. Diberlakukannya sistem ini, dengan tujuan agar pelayanan dapat berjalan dengan cepat.

Agar dapat menaiki MRT, konsumen harus memiliki tiket dalam bentuk kartu. Kartu-kartu yang dapat digunakan beragam jenisnya. "Nanti, kartu untuk naik MRT banyak jenisnya. Kami dari pihak MRT mengeluarkan kartu single trip dan jelajah (multi trip), kartu itu dikeluarkan dengan maksud kalau misalkan ada orang yang memang belum punya kartu uang elektronik atau hanya ingin melakukan perjalanan sekali, bisa menggunakan kartu keluaran kami," ujar Gita, petugas informasi MRT.

"Selain menggunakan kartu keluaran dari MRT, penumpang juga bisa menggunakan kartu Jak Lingko atau kartu uang elektronik lain, keluaran dari bank," tutur Gita menambahkan. Tarif MRT mulai berlaku pada 1 April 2019.

MRT memiliki 16 rangakain kereta, 14 rangkaian dioperasionalkan, sedangkan 2 rangkaiannya lagi digunakan sebagai cadangan. Moda transportasi ini, pada awal April akan mulai beroperasi dari pukul 05.00 WIB - 24.00 WIB.

Kereta MRT melakukan perjalanan setiap 5 menit sekali, pada jam sibuk, seperti dari pukul 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sementara, di luar jam sibuk, pemberangkatan dilakukan setiap 10 menit sekali.

Selain perjalanan yang cepat serta kedatangan dan keberangkatannya yang tepat waktu, MRT Jakarta juga terintregarasi dengan moda transportasi lain, seperti Transjakarta, Kereta Rel Listrik (Commuterline), serta Kereta Bandara. MRT diharapkan dapat menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat, agar dapat berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi pengguna kendaraan umum.


Foto: Nurul Faradila


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler