6 Hal Penting Seputar Prangko Pertama Indonesia

Bandung - Prangko adalah potongan kertas bergambar sebagai bukti pembayaran jasa layanan pos. Selain itu, prangko juga menjadi media untuk mengingat sejarah, budaya bahkan politik sebuah bangsa. 

Memperingati Hari Filateli Nasional yang jatuh pada 29 Maret, BeritaBaik sajikan nih sejarah singkat prangko pertama yang ada di Indonesia. Simak penjelasannya yuk TemanBaik!

Prangko Pertama Indonesia
Prangko pertama diterbitkan di Ned Indie alias Indonesia pada tahun 1864, dengan gambar Raja Belanda kala itu yakni William III. Prangko pertama Indonesia ini dikenal juga dengan kode nama N-1.

Alasan William III Jadi Gambar Prangko Pertama
Pada tahun 1860-an, lalu lintas surat antara Belanda dan negara jajahan utamanya, yakni Ned Indie (Indonesia) sangat banyak. Sehingga Belanda memutuskan menerbitkan prangko pertama Indonesia dan dipilihlah sosok Raja Belanda kala itu, yakni William III sebagai gambar di prangko.


Tulisan di Prangko Pertama
Pada bagian atas prangko pertama Indonesia, terdapat tulisan '10 cent' yang menunjukkan nilai prangko tersebut. Kemudian di bagian bawahnya memuat tulisan ‘Postzegel’. Sementara di bagian sebelah kiri memuat tulisan ‘Nederl’ dan pada bagian kanan terdapat tulisan 'Indie'.

Perancang Prangko Pertama
Ilustrasi prangko pertama bergambar 'Raja William III' dirancang oleh T.W Kaisar. Perancang prangko pertama Indonesia ini berasal dari Amsterdam.

Jumlah Cetak, Bentuk dan Warna Prangko Pertama
Perangko pertama Indonesia dicetak tidak berforasi atau tanpa gigi dan dicetak sebanyak 2.000.000 di Belanda atau kala itu sebut Utrecht. Perangko pada zaman Hindia Belanda ini berwarna merah anggur dan memuat gambar Raja Willem III dari Belanda dalam bingkai berbentuk persegi.

Prangko Pertama, Prangko yang Langka
Saat ini, keberadaan prangko Ned Indie cukup langka dan diburu para filatelis alias kolektor prangko. Nilainya juga semakin tinggi, apalagi jika kondisinya memiliki cap, harganya bisa mencapai Rp 2 miliar loh! Wah, kamu punya prangko langka ini enggak?

Selamat Hari Filateli Nasional, TemanBaik!

Foto: abulyatama.ac.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler