Perkuat Ekonomi Desa, bjb Bikin Program 1 Kampung 1 Perusahaan

Bandung - bank bjb berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program One Village One Company (OVOC). TemanBaik mau Tahu apa itu OVOC?

Nah program ini jadi salah satu cara loh untuk menciptakan agen perubahan (agent of development) yang dikembangkan di desa-desa. Tujuannya sih sebagai penggerak dan pendorong laju perekonomian daerah, khususnya dalam menghadapi persaingan di era industri 4.0.

"Produk dan layanan bank bjb yang dapat diakses melalui program OVOC, antara lain layanan pengelolaan dana desa, produk Dana Pensiun yaitu DPLK, layanan agen LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif) bjb BiSA, serta berbagai produk dan jasa lainnya yang dapat diakses mudah oleh warga di pedesaan," ujar Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko/Direktur Utama Bank BJB Agus Mulyana, saat mengumumkan kinerja keuangan Perseroan Full Year 2018 di Hotel Ritz Carlton Pacific Palace Jakarta, Jumat(29/3/19).

Baca Ini Juga Yuk: Kejar Target 20 Juta Wisman, bjb Ikut Bangun Pariwisata Daerah

Enggak cuma OVOC, buat mendorong pertumbuhan Fee Based Income, bank bjb juga berkolaborasi dengan Samsat Provinsi Jawa Barat melalui inovasi program Samsat J’bret (Samsat Jawa Barat Ngabret). Produk ini bisa TemanBaik akses di E-Samsat dan T-Samsat.

Lebih lanjut Agus menceritakan, semua pencapaian di 2018 ini juga jadi pemicu semangat loh buat buat bjb. Ke depan, perbankan akan semakin kompak untuk meningkatkan dan mempertahankan kinerja perseroan di tahun ini.

"Kami siap dan optimistis untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik lagi di tahun 2019. Ini juga jadi pemacu buat mengembangkan bisnis perbankan yang lebih baik. bjb harus eksis di masa mendatang untuk memasuki jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik," paparnya.

Sebagai imbas dari pencapaian kinerja positif bjb, perbankan asli Jabar ini baru saja menorehkan sejumlah penghargaan. Sebut saja apresiasi bidang GCG dari IICD (Indonesian Institute for Corporate Directorship) untuk kategori 50 perusahaan publik, Top BUMD 2018 dari Majalah Business News Indonesia, Asean Best Public Companies 2018 peringkat ke 14 dari Stren Value Management, dan predikat 'Sangat Bagus' untuk kinerja keuangan dari Majalah Infobank.



Foto: Dini Yustiani

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler