Hebat dan Percaya Dirinya Anak-anak Down Syndrome

Bandung - Ratusan anak-anak down syndrome dilibatkan dalam World Down Syndrome Day atau Hari Sindroma Down Sedunia 2019 di Balai Kota Bandung, pada Minggu (31/03/2019). TemanBaik mau tahu keseruan kegiatan di lokasi?

Kegiatan dimulai dengan 'Running for the Down'. Puluhan anak-anak down syndrome berlari dari kawasan Ir H. Djuanda (Dago) hingga Balai Kota. Hebatnya, mereka mampu berlari melampaui target.

"Saya kira akan selesai satu jam mereka berlari. Tapi anak-anak setengah jam sudah nyampe lebih cepat, tanpa ada yang mengeluh, semua happy alhamdulillah," kata panitia kegiatan Rina Niawati.

Begitu tiba di Balai Kota Bandung, berbagai kemeriahan langsung disajikan. Ada pentas seni hingga layanan kesehatan gratis. Salah satu yang paling menarik adalah saat pentas seni.

Puluhan anak-anak down syndrome penuh percaya diri menampilkan kemampuannya. Ada yang bernyanyi, bermain drum, hingga menari tarian tradisional dan moderen. Decak kagum dan tepuk tangan pengunjung Balai Kota Bandung pun selalu terdengar saat mereka tampil.


Rina bertutur walaupun anak-anak down syndrome ini lahir dengan keistimewaan sendiri, tapi mereka bisa (melakukan segala hal). Hanya saja berbeda dan membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk bisa melakukannya.

"Bukan berarti mereka tidak bisa. Mereka bisa. Tidak usah dikasihani, tidak usah diistimewakan, yang penting mereka diberi kesempatan (agar bisa berkembang dengan baik)," tuturnya.

Melalui pentas seni itu, para orang tua yang memiliki anak down syndrome juga diharapkan memiliki pandangan terbuka. Jangan lagi 'mengurung' mereka di rumah. Yang harus dilakukan justru mendorong mereka agar bisa berkembang.

Kegiatan menarik lainnya adalah flash mob. Seorang instruktur berada di atas panggung bersama beberapa anak down syndrome. Sedangkan di bawah, anak-anak down syndrome, orangtua, dan masyarakat umum kompak mengikuti setiap gerakan tarian dengan diiringi lagu 'Meraih Bintang' yang merupakan theme song Asian Games 2018.

Bukan sekedar asal menari loh. Ternyata ada makna tersendiri dibalik ajakan menari bersama itu. Selain penyemangat bagi anak down syndrome dan orangtuanya, pandangan publik juga diharapkan semakin terbuka setelah menari bersama mereka.

"Ini menunjukkan bahwa kita sama, jangan dibeda-bedakan. Mereka ada dan mereka pasti bisa," jelas Rina.


Foto: Oris Riswan
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler